Kenalkan Nina, Bocah Aktivis Lingkungan Asal Gresik yang Mendunia

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 08:37 WIB
Gresik -

Nama Aeshnina Azzahra Aqilani (14) kian mendunia. Itu setelah dia menjadi pembicara di forum Plastic Health Summit 2021 yang digelar di Amsterdam, Belanda, Oktober lalu.

Remaja berperawakan mungil ini memiliki tekad besar dalam menyelamatkan dunia dari permasalahan sampah plastik. Sejak kecil, Nina, sapaan akrabnya sudah menjadi aktivis lingkungan.

Ditemui di kediamannya di Wriginanom Gresik, Jatim, Nina dengan semringah menceritakan pengalamannya. Wajahnya tampak bahagia. Nina mengaku senang bisa berbagi di forum internasional.

Saat itu, dia mewakili Ecoton, sebuah organisasi konservasi yang didirikan sang ayah, Prigi Arisandi. Organisasi ini konsen untuk pemulihan lingkungan sungai di Gresik, Surabaya hingga sejumlah wilayah Jawa Timur.

Nama Aeshnina Azzahra AqilaniNina di antara di sampah plastik yang dikumpulkannya (Foto: Deny Prastyo Utomo)

"Di situ mereka membahas bahaya sampah plastik untuk lingkungan dan juga manusia. Kalau saya membahas tentang sampah impor," kata Nina saat ditemui detikcom di rumahnya, Selasa (29/11/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Nina mengungkap fakta banyaknya sampah yang dibuang dari negara maju ke negara berkembang. Saat itu, ekspresi audiens yang hadir juga cukup kaget.

"Nah, kebanyakan warga Belanda itu baru tahu kalau sampahnya dibuang di negara berkembang. Jadi saya melihat audiens ada yang menangis, ada yang kaget, ada yang senang," ungkap Nina.

Tak hanya ke Belanda, siswa Kelas IX SMPN 12 Gresik ini juga sempat datang ke Inggris bersama pelaksana COP26 atau United Nations Climate Change Conference (Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2021). Di sana, Nina dan rombongan juga menyuarakan aksi protes penolakan kemasan saset bersama break free from plastic dan zero Waste Asia di zona blue.