Warga Tuntut Ganti Rugi Makam Leluhur Terdampak Pembangunan Waduk Bendo Ponorogo

Charolin Pebrianti - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 19:21 WIB
Ribuan Buruh Kembali Datang, Jalan Darmo Ditutup dan Diponegoro Macet
Ritual memindahkan makam (Foto: Charolin Pebrianti/detikcom)
Ponorogo -

Ratusan makam di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Ponorogo, dipindah warga. Lokasi makam yang biasa disebut Makam Lebak ini terancam tenggelam karena pengisian air di Waduk Bendo.

Warga sempat meminta ganti rugi ke pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Pasalnya, makam leluhur mereka terancam tenggelam akibat pengisian Waduk Bendo.

Kades Ngadirojo, Pamuji mengatakan pihaknya menerima masukan dan permintaan dari warga terkait makam kuno yang akan tenggelam.

"Ada permintaan warga kami mengingat makam mau tergenang, saya sampaikan ke BBWS, minta sosialisasi ke ahli waris," tutur Pamuji kepada wartawan, Senin (29/11/2021).

Pamuji menambahkan pihak BBWS pun akan memenuhi permintaan sosialisasi dengan ahli waris. Rencananya, akan digelar pada Kamis (2/12/2021).

"Sosialisasi kepada ahli waris terkait pemindahan makam, serta bentuk ganti rugi seperti apa, saya tidak tahu. Masih menunggu Kamis ini," imbuh Pamuji.

Menurutnya, pihak pemdes sempat diminta untuk mendata berapa jumlah makam di lokasi tersebut. Namun pihaknya keberatan, sebab makam ini sudah ada sejak jaman Belanda.

"Pemdes keberatan mendata karena ini makam sejak zaman Belanda, berapa ribu jenazah dimakamkan di situ," paparnya.

Akhirnya, diambil jalan tengah. Bagi ahli waris leluhur yang sudah dimakamkan di lokasi tersebut agar segera melakukan prosesi pemindahan makam. Mengingat genangan air dampak Waduk Bendo semakin meninggi.

Atas kesadaran masyarakat, lanjut Pamuji, warga secara swadaya memindahkan sendiri makam kerabat dan leluhurnya dari lokasi tersebut. Sebab, khawatir Kamis mendatang lokasi tersebut sudah terendam air.

"Nominalnya berapa ganti ruginya tidak tahu, bisa saja kemungkinan ritual, acara atau tahlilan bersama dengan ahli waris," pungkas Pamuji.

(fat/fat)