Seorang Petani di Malang Tewas Tertimbun Longsor

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 15:41 WIB
petani di malang tewas tertimbun longsor
Seorang petani di Malang tewas tertimbun longsor (Foto: Dok. SAR gabungan)
Malang -

Tanah longsor di Desa Bangelan, Wonosari, Kabupaten Malang, memakan korban jiwa. Satu warga ditemukan tewas tertimbun longsor.

Korban bernama Cukup (60), warga Desa Karangrejo, Kromengan, Kabupaten Malang. Jasad korban ditemukan tim SAR gabungan tertimbun longsor, Senin (29/11/2021), siang.

Sebelumnya operasi pencarian terhadap korban dilakukan oleh SAR gabungan, BPBD, TNI/Polri dan warga di lokasi longsor sejak pagi tadi. Kejadian longsor ini bermula pada Minggu (28/11) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat kejadian hujan mengguyur Desa Bangelan, Wonosari.

Beberapa petani saat itu masih melakukan pekerjaan di ladang tanpa menghiraukan imbauan agar mereka menghentikan aktivitas berladang. Tak berapa lama akhirnya longsor tiba-tiba terjadi dan menimbun satu orang petani.

"Cuaca saat itu hujan ringan. Lokasi kejadian tidak bisa dijangkau motor maupun mobil. Penanganan kita lakukan secara manual dan berhasil mengevakuasi jasad korban siang ini," ungkap Danramil Wonosari, Kapten Heru Santoso kepada wartawan di lokasi.

Menurut Heru, pada saat kejadian, korban sudah diperingatkan oleh istrinya untuk segera pulang. Namun korban tak menghiraukan dan justru tetap berladang.

"Setelah pulang dan sampai di rumah istri korban mendengar kabar adanya tanah longsor dan kembali ke lokasi. Tetapi tak menemukan keberadaan korban, dan akhirnya melaporkannya ke perangkat desa," beber Heru.

Danramil menambahkan, titik korban ditemukan sejauh tiga meter dari sabit yang dibawa korban selama berada di ladang.

"Dari keterangan istri korban, ada di sekitar pohon kelapa. Kemudian kita temukan arit milik korban, lalu kita tarik sejauh tiga meter kita lakukan penggalian tanah menggunakan semprotan air. Kemungkinan korban tidak bisa lari ketika tanah longsor terjadi. Ladang yang longsor ini milik korban," pungkas Heru.

(iwd/iwd)