Pria yang Viral Pamer Pistol di Lamongan Akhirnya Minta Maaf

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 15:43 WIB
pria pamer pistol
Franky saat dimintai keterangan di Polres Lamongan (Foto: Tangkapan layar)
Lamongan -

Seorang pria di Lamongan diamankan karena viral pamer pistol, yang ternyata airsoft gun, di tempat umum. Pria tersebut kemudian meminta maaf.

Pria itu adalah Franky Irawan, warga Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Lamongan. Franky dipanggil Polres Lamongan untuk dimintai keterangan.

"Kami telah meminta keterangan dan yang bersangkutan juga kami minta untuk membuat video klarifikasi," ujar Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (22/10/2021).

Franky sendiri juga membuat surat pernyataan tak akan mengulangi perbuatannya lagi. Dalam klarifikasinya, Franky meminta maaf khususnya terhadap warga Lamongan dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

"Selamat siang, saya Franky Irawan. Saya datang ke Polre Lamongan untuk memberikan klarifikasi atas video viral saya yang kemarin melihatkan senjata unit air soft gun. Dan itu karena dari pihak pihak yang berwenang untuk memanggil saya untuk datang ke sini memberikan klarifikasi tersebut," ujar Franky dalam video klarifikasinya yang dilihat detikcom, Jumat (22/10/2021).

"Dan saya menjelaskan kenapa saya membuat video tersebut. Karena itu hanya sebuah konten dan besok saya mau mengikuti lomba. Karena itu saya membuat video tersebut. Dari pihak berwajib telah saya jelaskan seperti itu. Saya tidak akan mengulanginya lagi karena video tersebut telah melakukan saya kesalahan seperti membuka di tempat umum. Karena itu saya berjanji akan membuat video yang biasa saja dan tidak bakal mengulang lagi video tersebut untuk ke depannya lagi. Sekian dari saya. Saya mau minta maaf untuk masyarakat," kata Franky.

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri mengatakan pistol yang dipamerkan Franky adalah airsoft gun. Airsoft gun itu ternyata juga bukan miliknya, namun milik temannya.

Yoan mengatakan setelah dilakukan pengecekan kepada pemilik airsoft gun yang asli, ternyata senjata tersebut dibeli seharga Rp 12 juta di Surabaya dan hanya digunakan untuk kegiatan olahraga menembak. Pemilik aslinya, kata Yoan, sering mengikuti kegiatan kompetisi menembak yang diadakan oleh Perbakin.

"Perlu digarisbawahi yang bersangkutan tidak mempunyai keahlian khusus serta bukan merupakan anggota perbakin dan video tersebut hanya untuk pembuatan konten saja tidak ada maksud apapun," jelas Yoan.

Yoan menambahkan pihaknya juga telah menyita barang bukti yang ada di dalam video berupa senjata airsoft gun laras panjang AEG (Automatic Electric Gun) model HK416D dan 1 unit senjata airsoft gun laras pendek genggam GBB (Gas BlowBack) model Glock 17. Dan setelah ditelusuri, kata Yoan, temannya tersebut juga tidak memiliki izin kepemilikan airsoft gun ini.

Lihat juga video 'Todongkan Pistol, 3 Pencuri Toko Kelontong di Bandung Dibekuk':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)