'Kampung YouTuber' Bondowoso Berpenghasilan Rp 250 Juta Jujugan Belajar Bikin Konten

Chuk Shatu Widarsha - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 15:00 WIB
suasana kampung youtuber bondowoso
Kampung YouTuber di Bondowoso (Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikcom)
Bondowoso -

Dusun Posong, Desa Tapen, Bondowoso, yang dijuluki 'Kampung YouTuber', juga jadi sasaran kedatangan warga luar daerah. Kenapa?

Selain terdapat puluhan pemuda desa yang jadi YouTuber, di desa ini juga kerap dikunjungi warga dari luar daerah. Tujuannya sama, ingin tau cara mengelola medsos itu agar profesional.

"Yang penting, dapat manfaat ke orang lain. Khususnya paramuda di sini, pun pada siapa saja," kata salah seorang warga setempat yang mengawali profesi sebagai YouTuber, Imam Januar (35), kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Ia mengaku, sampai saat ini memang banyak yang datang untuk sekadar tanya-tanya tentang cara mengelola YouTube secara profesional hingga belajar membuat konten yang menarik. Mereka yang datang di antaranya berasal dari Samarinda, Lampung, Gorontalo, Jakarta, Bandung, Surabaya, Ciamis, maupun dari kota besar lain.

Baca juga: Berkat YouTube, Utang yang Menjerat Warga-Pemuda 'Kampung YouTuber' Bondowoso Lunas

"Untuk warga desa sini sendiri, sudah banyak yang jadi YouTuber. Bahkan, banyak yang sudah berhasil secara materi," pungkas bapak satu anak ini.

Untuk diketahui, Desa/Kecamatan Tapen, Bondowoso kini bisa dibilang 'Kampung YouTuber'. Sebab, puluhan pemuda desa ini saat ini menjadi YouTuber. Bahakan banyak yang berhasil secara finansial.

Para pemuda desa ini tinggal sekitar 15 KM dari Kota Bondowoso saat ini tak lagi butuh merantau, setamat sekolah. Karena mereka banyak yang mencoba peruntungan dengan jadi YouTuber.

Secara materi, tak sedikit mereka yang menjadi jutawan. Memiliki mobil, motor, maupun benda berharga lainnya. Sebab dengan jadi YouTuber, mereka berpenghasilan puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan.

(fat/fat)