Satpol PP Hentikan Pembangunan Ruko Tanpa IMB di Kota Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 19:19 WIB
pembangunan ruko di kota mojokerto dihentikan satpol pp
Pembangunan ruko di Kota Mojokerto dihentikan Satpol PP (Foto: Enggran Eko Budianto)
Kota Mojokerto -

Pembangunan sebuah rumah-toko (ruko) di Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto dihentikan paksa Satpol PP. Pasalnya, pembangunan ruko tersebut belum mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB) dari pemerintah setempat.

Penghentian paksa proyek ruko di Jalan Pahlawan nomor 26 itu dilakukan tim dari Satpol PP Kota Mojokerto. Petugas penegak Perda meminta para pekerja proyek keluar dari lokasi. Selain itu, petugas juga menyegel akses masuk ke proyek bangunan dua lantai seluas 15x8 meter persegi tersebut.

"Hari ini kami lakukan penutupan ruko yang tidak berizin di Jalan Pahlawan. Karena telah melanggar Perda nomor 3 tahun 2001 dan Perda nomor 5 tahun 2017 tentang Bangunan Gedung," kata Kabid Trantib Satpol PP Kota Mojokerto Fudi Harijanto kepada wartawan di lokasi, Senin (18/10/2021).

Fudi menjelaskan sejak awal September 2021 Satpol PP Kota Mojokerto telah mengingatkan pemilik ruko agar segera mengurus IMB. Bahkan, surat peringatan (SP) telah tiga kali dilayangkan kepada pemilik ruko, Ismadi, warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Yaitu pada 7 September, 6 Oktober dan 11 Oktober.

Namun, pemilik ruko mengabaikan ketiga SP tersebut. Mereka terus melanjutkan pembangunan ruko tanpa mengurus IMB lebih dulu. Padahal, seharusnya pembangunan baru boleh dilaksanakan setelah mengantongi IMB.

"Sebelum membangun seharusnya dia mengurus izin dulu. Kami sudah memberi peringatan tiga kali. Sampai sekarang belum ada iktikad mengurus izin, maka hari ini kami tutup," terang Fudi.

Penutupan proyek ruko tersebut, kata Fudi, akan terus dilakukan sampai pemiliknya mengantongi IMB. "Sampai dia mengurus izinnya," tandasnya.

Lihat juga video 'Baku Pukul di Demo Tolak Pembangunan Videotron di Majene':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)