15 Rumah di Frontage Jalan Wonokromo Dieksekusi Pemkot Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 10:59 WIB
Sejumlah personel polisi dan Satpol PP menutup Frontage Jalan Wonokromo. Penutupan itu dilakukan untuk mengeksekusi rumah milik warga.
Eksekusi rumah warga di Frontage Jalan Wonokromo/Foto: Amir Baihaqi/detikcom
Surabaya -

Sejumlah personel polisi dan Satpol PP menutup Frontage Jalan Wonokromo. Penutupan itu dilakukan untuk eksekusi rumah milik warga.

Pantauan detikcom di lokasi, ratusan personel menjaga lokasi pembongkaran. Petugas membentuk pagar betis. Tak hanya itu, puluhan truk, 3 unit backhoe dan 1 unit mobil water cannon disiagakan.

Koordinator rumah warga yang digusur, M Baidowi mengatakan, ada 15 rumah yang dibongkar hari ini. Pembongkaran itu dilakukan oleh Pemkot Surabaya untuk pelebaran jalan.

Sejumlah personel polisi dan Satpol PP menutup Frontage Jalan Wonokromo. Penutupan itu dilakukan untuk mengeksekusi rumah milik warga.Pagar betis di Frontage Jalan Wonokromo/ Foto: Amir Baihaqi/detikcom

"Iya, pembongkaran untuk pelebaran jalan. Ada 15 rumah milik warga, bukan PD Pasar," tutur Baidowi kepada detikcom, Senin (18/10/2021).

Menurut Baidowi, pemilik rumah sudah menerima pembongkaran hari ini. Sebab, sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan wali kota.

"Ya sebelumnya menolak. Makanya baru dilaksanakan hari ini. Sudah menerima akhirnya setelah ada kesepakatan dengan wali kota," ujarnya.

"Sebab ini kan rumah milik warga. Bukan PD Pasar. Karena PD Pasar tidak bisa menunjukkan satu pun hak sebagai bukti kepemilikan," imbuh Baidowi.

Eksekusi rumah itu sempat memacetkan arus lalu lintas. Terpantau kemacetan terjadi sejak di Jalan A Yani hingga Jalan Wonokromo depan RS Islam.

(sun/bdh)