Keripik Kulit Ikan Patin Lamongan, Disukai Kaesang-Diapresiasi Wapres Ma'ruf

Eko Sudjarwo - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 08:57 WIB
keripik kulit ikan patin
Pasutri ini berhasil memanfaatkan kulit ikan patin jadi keripik kulit ikan patin (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Tetap semangat dan terus berusaha mencari peluang. Itulah yang dilakukan pasangan muda dari Lamongan ini. Mereka berhasil mengolah kulit ikan patin yang semula tidak memiliki nilai ekonomis menjadi keripik yang renyah dan gurih.

Pasangan muda dari Lamongan yang sukses merintis usaha keripik ikan patin itu adalah Achmad Zanuar bersama sang istri, Elinda Eka Nurcahya. Camilan keripik ikan patin yang mereka namai Nyonya Patin itu bahkan sampai membuat putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep serta Wapres Maruf Amin tertarik untuk mencicipi keripik ini.

Zanuar mengatakan ia bersama sang istri mulai membuat keripik kulit ikan patin di tengah rasa putus asa akibat berulang kali mengalami kegagalan dalam menjalankan usaha. Ide datang ketika Zanuar bekerja di salah satu perusahaan penyedia jasa pengiriman ikan.

"Kita sering usaha, sering gagal. Tapi kita tidak berhenti, kita cari peluang bagimana caranya kita bisa kembali memulai usaha," kata Zanuar saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (16/10/2021).

keripik kulit ikan patinUsaha ini juga memberdayakan warga sekitar (Foto: Eko Sudjarwo)

Ketika bekerja di perusahaan penyedia jasa pengiriman ikan itulah Zanuar melihat ikan-ikan hanya diambil dagingnya saja, sedangkan kulitnya dikupas dan dipisahkan. Ketika itu, kenang Zanuar, ia memutuskan untuk membeli kulit ikan patin tersebut dan dibawa pulang untuk diberikan kepada sang istri sebagai hadiah ulang tahun.

"Saya bawa pulang, saya kasih ke istri sebagai hadiah ulang tahun. Terus kulit ikan patin itu kita proses bersama istri saya," ujar Zanuar.

Muncul ide untuk dapat mengolah kulit ikan patin tersebut menjadi keripik dan memulai lagi usaha yang baru itu dengan menamainya nyonya patin. Zanuar menyebut, proses pembuatan keripik ikan patin ini cukup sederhana dimana kulit ikan patin dicuci berulang kali sampai benar-benar bersih untuk kemudian dibumbui hingga merata lalu digoreng.