WN Bulgaria Raup Rp 493 Juta dengan Aksi Kejahatan Skimming di Pasuruan

Muhajir Arifin - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 14:03 WIB
Polisi Kota Pasuruan mengungkap kasus pencurian uang nasabah bank dengan modus skimming. Pelaku yang merupakan warga negara (WN) Bulgaria meraup Rp 493 juta.
Jumpa pers di Polres Pasuruan Kota/Foto: Muhajir Arifin/detikcom
Pasuruan -

Polisi Kota Pasuruan mengungkap kasus pencurian uang nasabah bank dengan modus skimming. Pelaku yang merupakan warga negara (WN) Bulgaria meraup Rp 493 juta.

Pelaku yakni VBD (38) dan PPB (41). Polisi menyebut, sudah ada 29 nasabah yang mengaku menjadi korban.

"Jumlah korban 29 orang, yang sudah diketahui dengan Rp 493 juta berhasil dicuri," kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman di mapolres, Selasa (12/10/2021).

Arman mengatakan, korban aksi kejahatan ini kemungkinan lebih dari 29. Kerugian juga bisa dimungkinkan lebih besar.

"Nasabah yang merasa uangnya hilang dan melaporkan ke pihak bank. Ini bahaya kan jika nasabah tak mengetahui atau tak merasa uangnya kurang," terang Arman.

Barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka mencapai 52 item. "Barang bukti yang kami amankan antara lain mobil hingga alat-alat skimming," kata Arman.

Polisi menunjukkan barang bukti kejahatan itu. Selain mobil, juga disita laptop, sejumlah handphone, buku tabungan, kartu ATM, paspor dan surat izin tinggal. Polisi juga sita 186 blank card, 12 papan sirkuit kamera, 16 papan sirkuit board charger micro USB, 16 plat alat skimming, dan banyak alat yang berhubungan dengan kejahatan skimming.

"Kalau ini kartu ATM berisi data nasabah dan PIN. Ini sudah siap pakai, sudah bisa untuk ambil uang nasabah," jelas Arman sembari menentang puluhan kartu ATM hasil duplikasi.