Kronologi Pengungkapan Kasus Skimming yang Dilakukan WN Bulgaria

Muhajir Arifin - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 12:54 WIB
Polisi Kota Pasuruan mengungkap kasus pencurian uang nasabah bank dengan modus skimming. Pelaku yakni warga negara (WN) Bulgaria, VBD (38) dan PPB (41).
Jumpa pers di Polres Pasuruan Kota/Foto: Muhajir Arifin/detikcom
Pasuruan -

Polisi Kota Pasuruan mengungkap kasus pencurian uang nasabah bank dengan modus skimming. Kasus ini terkuak berkat laporan pihak bank.

"Kasus ini kami selidiki setelah menerima laporan dari karyawan bank (BUMN)," kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, Selasa (12/10/2021).

Untuk diketahui, pada Agustus 2021, banyak nasabah bank (BUMD) di Pasuruan yang mendadak kehilangan saldo di rekeningnya. Mereka mengetahui saldo di rekening lenyap saat mencetak buku tabungannya.

Para nasabah ini mengaku sebelumnya melakukan tarik tunai di ATM bank (BUMN), Jalan Sultan Agung, Kota Pasuruan. Letak ATM ini strategis dan digunakan banyak nasabah selain nasabah bank tersebut.

Arman mengatakan, pelaku pencurian uang nasabah bank dengan modus skimming tersebut yakni warga negara (WN) Bulgaria, VBD (38) dan PPB (41). Tersangka beraksi dengan memasang alat skimming di ATM, yang ada di Jalan Sultan Agung, sejak tanggal 26 hingga 31 Juli 2021.

"Dari laporan korban, dua tersangka berhasil kami amankan di Surabaya, tanggal 2 Oktober kemarin," pungkas Arman.

Selain dua tersangka itu, masih ada dua DPO yang juga WN Bulgaria. Mereka masih dalam pengejaran.

"Tersangka dijerat Pasal 30 ayat 1 dan 3 juncto Pasal 46 ayat 1 dan 3 UU/19/2016 tentang perubahan UU/11/2008 tentang ITE atau Pasal 362 dengan ancaman 8 tahun penjara," pungkas Arman.

(sun/bdh)