37.846 Baby Lobster Sitaan Polisi Jatim Dilepas di Perairan Probolinggo

M Rofiq - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 13:59 WIB
Sebanyak 37.846 baby lobster jenis pasir dan mutiara dilepasliarkan di perairan pantai utara Probolinggo. Ini hasil sitaan Ditpolairud Polda Jatim.
Pelepasliaran baby lobster/Foto: M Rofiq/detikcom
Probolinggo -

Sebanyak 37.846 baby lobster jenis pasir dan mutiara dilepasliarkan di perairan pantai utara Probolinggo. Ini hasil sitaan Ditpolairud Polda Jatim.

Pelepasliaran dilakukan oleh Balai Karantina Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya 2, bersama anggota Ditpolairud Polda Jatim, Satpolairud Polres Probolinggo, dan BPSPL Denpasar Wilayah Kerja Jawa Timur.

Baby lobster itu disita dari tersangka SA (38) warga Banyuwangi dan RAP (28) warga Jember pada Rabu (6/10) pukul 08.00 WIB, di Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Benur akan dikirim ke Jakarta dari pesisir Banyuwangi, untuk diselundupkan ke Vietnam.

Dengan menggunakan kapal patroli milik Satpolairud Polres Probolinggo, baby lobster dilepasliarkan di laut lepas. Sesuai peraturan Keputusan Dirjen PRL Nomor 60 Tahun 2021. Karena kondisi laut berpasir dan berkarang cocok untuk perkembangbiakan lobster. Titik pelepasliaran sekitar satu mil dari Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Dudung Daenuri, Sub Koordinator Kelompok Pengawasan Pengendalian Dan Informasi BKIPM Surabaya 2 mengatakan soal pelarangan jual beli baby lobster, sesuai Permen KP Nomor 17 Tahun 2021, tentang pengelolaan lobster (Panulirus), kepiting (Scylla) dan rajungan (Portunus) di wilayah Negara Republik Indonesia.

"Hasil penangkapan Ditpolairud Polda Jatim sebanyak 37.846 ekor baby lobster. Untuk lobster jenis mutiara dan untuk jenis pasir, yang akan dikirim ke Jakarta untuk diselundupkan ke Vietnam. Dilepasliarkan di perairan pantai utara Probolinggo, karena cocok untuk perkembangbiakan lobster. Karena lautnya berpasir dan berkarang," ujar Dudung saat dikonfirmasi, Jumat (8/10/2021).

AKP Slamet Prayitno, Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Probolinggo mengatakan, pelepasliaran baby lobster sering dilakukan bersama pihak terkait. Ia mengimbau masyarakat dan nelayan untuk ikut serta menjaga perkembangbiakan lobster dan tidak menjual lobster tanpa izin.

"Pelepasliaran baby lobster yang kesekian kalinya. Hari ini hasil ungkap pelaku asal Banyuwangi dan Jember yang berhasil ditangkap di Kota Probolinggo," kata AKP Slamet.

Penyelundupan 37.846 baby lobster ke Vietnam itu bernilai Rp 7 miliar. Hari ini pelepasliaran baby lobster jenis pasir sebanyak 36.600 dan jenis mutiara sebanyak 1.746 ekor. Yang mati serta diawetkan untuk barang bukti proses hukum lanjutan kurang lebih sekitar 500 ekor.

(sun/bdh)