Wagub Emil Dardak Sebut Pertanian Organik Masa Depan Petani Milenial

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 00:00 WIB
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak/Foto file: Faiq Azmi
Surabaya -

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menemui para petani milenial di Desa Sumursongo, Kecamatan Karas, Magetan. Ini bertepatan dengan Hari Tani Nasional.

Agenda yang dikemas berupa workshop bertajuk Petani Gemilang dan GEMPOR (Gerakan Magetan Pertanian Organik). Menampilkan produk-produk yang dihasilkan oleh para petani milenial di Magetan.

Dalam kesempatan ini, Emil sangat mengapresiasi semangat yang ditularkan para anak muda Magetan dalam sektor pertanian. "Selamat kepada Pak Bupati, panjenengan punya anak hebat-hebat di Magetan. Semangat dari anak muda di desa dalam berkeinginan untuk bertani luar biasa, mereka pingin maju tanpa harus merantau ke kota," kata Emil, Jumat (24/9/2021).

"Saya itu pengennya monggo disambati, diwaduli poro petani saking Magetan (saya itu ingin dicurhati yang jadi keluh kesah dari petani di Magetan ini," imbuhnya.

Emil mengatakan bahwa tinggal di pedesaan jangan dianggap sebuah keterpaksaan. Melainkan pilihan yang tepat.

"Di pedesaan udaranya enak dan sejuk, masyarakat yang guyub, gotong royongnya ada, maka kesejahteraan harus bisa diraih di desa," katanya.

Dalam kunjungannya, Mantan Bupati Trenggalek ini juga mencoba membuat pupuk organik cair dan mencicipi beras hasil panen para petani milenial di Magetan.

"Tadi kita sudah ngetes langsung cara membuat pupuk organik cair, dan ternyata sebelum difermentasi ada perbandingan yang clear dari konduktivitasnya dari mikro organisme yang ada di situ," terang Emil.

Ke depannya, Emil akan mendorong regenerasi petani melalui pemanfaatan teknologi baru dan memfasilitasi kebutuhan yang disampaikan oleh para petani milenial ini.

"Langkah berikutnya yang kita lakukan di Hari Tani Nasional, kita dukung regenerasi petani melalui teknologi-teknologi baru, dan juga untuk produk dari petani milenial ini kita sertifikasi serta menjamin pasar penjualannya," sambung Emil.