Disebut Ada 165 Klaster Sekolah di Jatim, Kadindik: SMA, SMK, SLB Aman

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 19:19 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Klaster COVID-19 di sekolah mulai muncul usai penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Kemendikbudristek mengumumkan daftar klaster COVID-19 selama PTM terbatas.

Untuk per provinsi, Jawa Timur Kemendikbud menyebut ada 165 klaster PTM terbatas. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi mengatakan tidak ada klaster PTM terbatas untuk tingkat SMA/SMK/SLB di Jatim.

"Laporan dari para Kepala Cabang Pendidikan se-Jawa Timur untuk SMA, SMK, SLB di Jatim aman dari klaster sekolah," kata Wahid kepada detikcom, Kamis (23/9/2021).

Wahid menjelaskan tidak tertutup kemungkinan ada tenaga pendidikan serta siswa yang terpapar COVID-19. Namun, Wahid memastikan bukan klaster sekolah khususnya saat PTM terbatas.

"Guru, tenaga pendidikan, siswa secara individu pasti ada (yang terpapar COVID-19). Tapi bukan klaster sekolah saat PTM," ungkapnya.

Wahid menjelaskan Dindik Jatim hanya berwenang menginput data di tingkat SMA, SMK, dan SLB. Untuk tingkat PAUD, SD, dan SMP, kewenangan ada di Dinas Pendidikan di kabupaten/kota.

(iwd/iwd)