Ini Jawaban Mengapa 5 Daerah di Jatim Vaksinasinya Masih di Bawah 20%

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 18:15 WIB
Vaksinasi
Foto: Infografis detikcom
Surabaya -

Lima daerah di Jatim ini vaksinasinya masih di bawah 20%. Lima daerah ini adalah Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Sampang, dan Situbondo.

Vaksinasi dosis pertama di Bangkalan baru mencapai 18,93 persen. Untuk dosis kedua baru mencapai 8,33 persen. Lalu di Situbondo, vaksinasi dosis pertama baru mencapai 15,82 persen. Dosis kedua baru 8,30 persen. Di Sampang, vaksinasi dosis pertama mencapai 14,10 persen. Untuk dosis kedua baru 5,79 persen.

Di Pamekasan, vaksinasi dosis pertama baru mencapai 12,72 persen. Untuk dosis kedua baru mencapai 6,87 persen. Sedangkan di Sumenep, vaksinasi dosis pertama baru mencapai 12,33 persen. Dosis kedua baru 5,54 persen.

Apa yang membuat vaksinasi di lima daerah tersevut rendah?

Bupati Bangkalan Ra Latief Imron Imron mengatakan masih rendahnya vaksinasi di Bangkalan karena masih banyak warga yang percaya hoaks tentang vaksinasi. Namun Pemkab Bangkalan tak lelah terus menyosialisasikan bahwa vaksinasi COVID-19 aman dan halal.

"Sebagian masyarakat termakan hoaks, tapi kami tidak pernah lelah mengajak dan menyampaikan bahwa vaksin itu halal dan aman," ujar Ra Latief.

Di Bangkalan, vaksinasi dosis pertama baru mencapai angka 19,27 persen. Untuk dosis kedua, baru mencapai 8,41 persen. Sementara, vaksin booster untuk nakes alias vaksin ketiga sudah sebesar 60,92 persen. Padahal, stok vaksin di Bangkalan masih cukup banyak yakni sebanyak 329.958.

"Kita akui memang sampai hari ini capaian vaksinasi di Bangkalan masih di bawah 20%, tapi capaiannya terus meningkat kalau dibandingkan dengan kabupaten lain di Madura," kata Ra Latief.

Politisi PPP ini mengatakan, pihaknya bersama jajaran Forkopimda terus mensosialisasikan vaksin kepada masyarakat. Agar segera tercapai 70 persen warga Bangkalan tervaksin baik dosis pertama dan kedua.