Operator Tambang Emas Banyuwangi dan PLN Kerja Sama Pengadaan Listrik

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 21:23 WIB
Operator tambang emas Gunung Tumpangpitu, PT Bumi Suksesindo (BSI) bakal menambah kapasitas listrik, seiring dengan pengembangan pertambangan baru di Banyuwangi. Penambahan itu diperkirakan mencapai 260 mega volt ampere (MVA).
Presdir PT Merdeka Copper Gold, Albert Saputro (kiri), menyerahkan cendera mata kepada General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Adi Priyanto/Foto: Istimewa
Banyuwangi -

Operator tambang emas Gunung Tumpangpitu, PT Bumi Suksesindo (BSI) bakal menambah kapasitas listrik, seiring dengan pengembangan pertambangan baru di Banyuwangi. Penambahan itu diperkirakan mencapai 260 mega volt ampere (MVA).

Hal tersebut terungkap dalam penandatanganan nota kesepahaman penyediaan tenaga listrik antara PT BSI dan PLN Persero, di Ruang Auditorium PT PLN Persero Kantor Pusat, Jalan Trunojoyo Blok M1/135, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021). Penandatanganan dilakukan oleh Albert Saputro, Presiden Direktur PT
Merdeka Coppergold Tbk (MCG), induk perusahaan BSI dan Bob Saril, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN.

Albert mengatakan, penambahan listrik tersebut seiring dengan meningkatnya kegiatan operasional PT Bumi Suksesindo (BSI). "Kebutuhan tenaga listrik perusahaan pun ikut naik. Dalam rencana pengembangannya, BSI akan menambah tenaga listrik sebesar 260 mega volt ampere (MVA)," ujarnya kepada wartawan.

Tenaga listrik yang dipakai BSI akan disuplai oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Menurut Albert, pengembangan proyek tembaga ini adalah bagian pertumbuhan Merdeka menjadi perusahaan tambang mineral terdepan di Indonesia.

"Penambahan ini untuk mendukung Proyek Tembaga Tujuh Bukit di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi," tambahnya.

PT BSI sudah memulai eksplorasi bawah tanah sejak 2018. Sampai saat ini, BSI telah berhasil membuat terowongan hingga mencapai 1.800 meter dalam rangka persiapan Feasibility Study (Studi Kelayakan).