Kemiren Banyuwangi Raih Prestasi dalam Desa Wisata Budaya Award 2021

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 22:00 WIB
Desa adat Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi mengukir prestasi di tengah pandemi. Desa itu menyabet juara kedua dalam Gelaran Bhakti BCA, lomba Desa Wisata Budaya Award 2021.
Pengumuman Desa Wisata Budaya Award 2021/Foto: Istimewa
Banyuwangi -

Desa adat Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi mengukir prestasi di tengah pandemi. Desa itu menyabet juara kedua dalam Gelaran Bhakti BCA, lomba Desa Wisata Budaya Award 2021.

Penganugerahan predikat itu digelar secara virtual dan Live YouTube Solusi BCA di Jakarta, Jumat (3/9/2021). EVP CSR BCA Inge Setiawati secara virtual mengumumkan dan memberi ucapan selamat kepada Desa Wisata Adat Osing Kemiren Banyuwangi, yang masuk dalam kategori budaya dan menjadi juara kedua.

"Selamat untuk juara kedua adalah Desa Adat Kemiren, Banyuwangi," ujarnya saat mengumumkan juara secara virtual.

Desa Kemiren bersaing dengan 465 desa wisata yang mendaftar di seluruh Indonesia, dengan 4 kategori yang dilombakan. Yakni Kategori Alam, Budaya, Kreatif dan Digital. Semua desa tersebut telah dikunjungi dan telah selesai mengikuti proses penjurian mulai dari tanggal 23 Agustus lalu dan telah terpilih 20 finalis.

"Selaras dengan upaya tersebut PT Bank Central Asia Tbk atau Bank BCA, konsisten mewujudkannya dengan menjadi bagian dari perkembangan pariwisata khususnya desa wisata," tambahnya.

Atas prestasi ini maka Desa Kemiren mendapat uang tunai Rp 50 juta dan program pendampingan dari Bakti BCA. Dalam kategori ini, juara satu yakni Desa Karangturi, Jawa Tengah, dan juara tiga yakni Desa Wisata Aneuk Laot, Aceh.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi M Y Bramuda mengucapkan selamat kepada Desa Wisata Adat Osing Kemiren, yang telah mendapatkan penghargaan kedua. Setelah pekan lalu dalam ajang Trisakti Award 2021 juga mendapatkan juara kedua Desa Adat Budaya.

"Kita patut bangga kepada Desa Kemiren karena sampai saat ini terbukti bisa menjaga adat dan budaya yang dimiliki. Sehingga Indonesia pun mengakuinya dan memberi penghargaan yang terus menerus. Sekali lagi selamat." tambahnya.