Ini Enggar Trihatmojo, Pecatur Cilik Berbakat Asal Pacitan

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Senin, 23 Agu 2021 09:47 WIB
enggar trihatmojo
Saat Enggar bertanding catur melawan Kapolres Pacitan (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Pacitan -

Walau masih duduk di kelas 3 MI (Madrasah Ibtidaiyah), namun prestasi Enggar Trihatmojo (9) dalam catur tak perlu diragukan. Sederet penghargaan berhasil digondol putra pasangan Khoiri dan Jamilah ini. Hal ini membuktikan warga Desa Padi, Kecamatan Tulakan itu bukan anak biasa.

"Dilatih sama Bapak," ujar Enggar mengawali perbincangan dengan detikcom, Senin (22/8/2021).

Rupanya, Khoiri yang tak lain ayah Enggar juga seorang penghobi catur. Tak heran jika ilmu yang dimilikinya berusaha diturunkan kepada sang anak. Tidak itu saja, untuk mengasah kemampuan Enggar, Khoiri mengikutsertakannya pada turnamen.

"Diikutkan turnamen dan (meraih) juara satu," kenang Enggar tanpa merinci kapan kejuaraan dimaksud berlangsung.

Melihat bakat yang dimiliki Enggar, orang tuanya lantas mengirimnya ke sekolah catur di Kecamatan Pacitan. Di tempat itulah siswa MI Muhammadiyah Tulakan itu digembleng oleh para pelatih profesional. Sederet prestasi pun pernah diraih. Tak hanya di tingkat lokal dan regional, namun juga nasional.

Baca juga: Saat Kapolres Pacitan Tanding Catur Lawan Anak Kelas 3 MI, Siapa Menang?

enggar trihatmojoEkspresiEenggar saat bertanding catur (Foto: Purwo Sumodiharjo)

Antara lain juara 2 Porkab, juara 1 putra antar SD/MI, serta juara 2 putra SD/MI HUT Sekolah Catur. Enggar juga menyabet juara 3 Catur Cepat di Yogyakarta, Juara Harapan 1 Putra Porseni MI, dan teranyar Juara 1 pelajar Tingkat Nasional BPK Penabur.

Kesan tersendiri juga dirasakan pelatih Enggar, Rismiaji (53). Menurut Rismiaji, sejak 3 bulan pertama mengikuti pelatihan, bakat dan kemampuan Enggar tampak menonjol. Bahkan, relatif lebih dominan dibanding sejumlah rekannya sesama murid sekolah catur.

Sebagai guru, lanjut Rismiaji, dirinya bertugas mengajarkan teori. Namun dibalik itu, kemampuan siswa untuk berimprovisasi juga memegang peranan penting. Keduanya harus berjalan beriringan untuk dapat mencetak pecatur profesional.

"Kalau dia itu ya di atas teman-temannya. Karena dia itu ya di otodidaknya juga kuat. Kan tugas kita melatih teori kalau catur itu," terang Rismiaji yang pernah melatih, Catur Adi Sagita, pecatur Pacitan yang pernah membawa nama harum di kancah internasional.

Teori yang diberikan pelatih, lanjut Rismiaji, biasanya sebatas pembukaan (opening). Selanjutnya, saat memasuki babak tengah (middle) hingga babak akhir sangat tergantung pada kemampuan pemain untuk berinovasi. Pada dua babak terakhir itu, penguasaan Enggar cukup bagus.

Baca juga: Juara Dunia Catur Junior Komentari Hasil Duel Dewa Kipas Vs Irene

enggar trihatmojoEnggar saat bertanding catur melawan Kapolres Pacitan (Foto: Purwo Sumodiharjo)

"Kalau dia memang kuat. Kalau sudah middle dia bagus seperti waktu melawan Pak Kapolres," imbuhnya.

Kebolehan Enggar sebagai pecatur cilik yang memiliki talenta juga terbaca saat diundang Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono. Meski sempat terkunci satu kali oleh kapolres, namun akhirnya Enggar berhasil menguasai hingga pertandingan selesai.

"Dengan tadi langkah-langkah catur saya yang apabila dia bukan orang profesional, dia pasti akan terjebak. Tapi ternyata dia bisa melalui itu," ucap Wiwit usai pertandingan di ruang kerjanya pekan lalu.

"Terbukti saya juga dikalahkan oleh anak tersebut," ucap Wiwit bangga seraya memberikan bantuan pembinaan.

Selain dikenal mahir bermain catur, Enggar juga merupakan anak cerdas ke sekolahnya. Saat pelaksanaan ujian dirinya kerap meraih ranking satu. Cabang olahraga lain yang diminatinya adalah bola voli. Apresiasi pun datang dari sejumlah pihak, termasuk Bupati Indrata Nur Bayuaji.

Simak juga video 'KuTips: Trik Jago Main Catur Buat Pemula':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)