Ketua PCNU, Kades hingga Anggota Dewan di Jatim Gelar Hajatan Saat PPKM

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 09:00 WIB
ketua pcnu jember didenda 10 juta
Foto: Tangkapan layar
Surabaya -

Sejumlah tokoh masyarakat di Jawa Timur ramai-ramai menggelar hajatan di kala PPKM Darurat hingga PPKM Level. Hal ini tentu memicu kerumunan di tengah kasus COVID-19 yang tinggi.

Salah satu tokoh, ada Ketua PCNU Jember Abdullah Syamsul Arifin yang melanggar penerapan PPKM Level 4. Pria yang karib disapa Gus Aab itu menggelar akad nikah putrinya yang mengabaikan prokes yakni menimbulkan kerumunan.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan akad nikah tersebut terjadi pada 28 Juli 2021. Lokasinya di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Arifin Dusun Krajan, Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari.

"Tanggal 28 Juli 2021, di Ponpes Darul Arifin ada pernikahan yang tidak mengikuti prokes. Tanggal 29 kita cek bersama TNI - Polri, dan dilakukan penyelidikan," kata Hendy, Minggu (1/8/2021).

Rekaman video acara akad nikah itu juga sempat beredar di medsos dan sejumlah grup WA. Juru bicara Gus Aab, Taufik mengakui adanya acara akad nikah tersebut. Pihaknya juga menyatakan menerima atas sanksi yang diberikan. Dia menjelaskan, acara itu hanyalah akad nikah dan walimahan. Bukan sebuah resepsi pernikahan.

Namun, Taufik mengakui, dalam acara pesta pernikahan tersebut, keluarga mengundang berbagai tamu. Ada sekitar puluhan tamu yang hadir.

"Kami tetap imbau masyarakat untuk mematuhi prokes sesuai aturan dalam PPKM level 4," imbuh Taufik.

Tak hanya di Jember, sejumlah tokoh di Banyuwangi juga menggelar hajatan. Ada kepala desa hingga anggota DPRD yang nekat menggelar hajatan saat PPKM.

Lihat juga Video: PNS di Cianjur Nekat Gelar Hajatan, Langsung Dibubarkan!

[Gambas:Video 20detik]