Pemkab Mojokerto Kehabisan Vaksin, Padahal Vaksinasi Baru 17,8 Persen

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 31 Jul 2021 21:34 WIB
Pemkab Mojokerto saat ini kehabisan vaksin COVID-19. Padahal, capaian vaksinasi di Bumi Majapahit baru 17,8 persen dari target kekebalan kelompok (herd immunity).
Vaksinasi COVID-19 di Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom
Mojokerto -

Pemkab Mojokerto saat ini kehabisan vaksin COVID-19. Padahal, capaian vaksinasi di Bumi Majapahit baru 17,8 persen dari target kekebalan kelompok (herd immunity).

"Untuk Kabupaten Mojokerto saat ini kami tidak ada ketersediaan vaksin," kata Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat memantau vaksinasi COVID-19 di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Sabtu (31/7/2021).

Ia menjelaskan, vaksinasi Corona di Kabupaten Mojokerto baru mencapai 17,8 persen dari target yang ditentukan agar terbentuk herd immunity. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan setempat, vaksinasi harus menyentuh 815.557 warga Bumi Majapahit agar tercipta kekebalan kelompok.

Sasaran tersebut meliputi 3.946 SDM kesehatan, 62.475 lansia, 81.447 petugas publik, 568.118 masyarakat rentan dan umum, serta 99.571 remaja usia 12-17 tahun. Masyarakat rentan terdiri dari penduduk pra-lansia usia 50-59 tahun, karyawan pabrik, santri dan pelaku pariwisata.

Sampai hari ini, Ikfina mengaku belum menerima kabar kapan vaksin COVID-19 akan dikirim ke Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. "Kami belum dapat kabar. Selain melalui sistem yang sudah diberikan, kami juga akan secara aktif dalam bentuk surat tertulis ke Ibu Gubernur untuk bisa diberikan perhatian," terangnya.

Meski begitu, tambah Ikfina, vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Mojokerto masih terus berjalan. Yakni menggunakan vaksin yang disalurkan pemerintah pusat melalui TNI dan Polri.

Seperti hari ini, Polres Mojokerto kembali membuka gerai vaksin Presisi. Selain melayani masyarakat umum, polisi juga memberikan vaksin Corona ke 40 pelajar yang menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Mojokerto tahun 2021.

"Vaksin ini kan melalui empat jalur. Melalui pemerintah, TNI, Polri dan ada vaksin gotong-royong yang perusahaan-perusahaan ini melalui Kadin. Saya bersyukur Kodim 0815, serta Polres Kabupaten dan Polres Mojokerto Kota masih ada ketersediaan vaksin lewat jalur itu," pungkasnya.

(sun/sun)