Khofifah Berterima Kasih ke Unej dan Alumninya yang Gelar Vaksinasi COVID-19

Yakub Mulyono - detikNews
Sabtu, 31 Jul 2021 17:26 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi COVID-19 di Universitas Jember (Unej). Vaksinasi digelar Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) yang bekerja sama dengan pihak kampus.
Gubernur Khofifah (tengah)/Foto: Yakub Mulyono
Jember -

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi COVID-19 di Universitas Jember (Unej). Vaksinasi digelar Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) yang bekerja sama dengan pihak kampus.

Vaksinasi diberikan kepada keluarga besar Unej, anggota KAUJE dan warga Jember. Total ada 5.000 vaksin yang sudah disiapkan.

Dalam sambutannya, Khofifah mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan institusi di luar fasilitas kesehatan milik pemerintah. Diharapkan hal ini bisa mempercepat terwujudnya herd immunity.

"Dengan kondisi wilayah Jember yang luas dan jumlah penduduk yang besar, maka tentu saja membutuhkan sinergi semua fasilitas kesehatan yang ada agar makin banyak warga yang mendapatkan vaksinasi. Oleh karena itu saya berterima kasih atas inisiatif KAUJE dan Universitas Jember yang mengadakan kegiatan vaksinasi," kata Khofifah, Sabtu (31/7/2021).

Mantan Menteri Sosial ini juga memuji jalannya vaksinasi COVID-19 yang diatur dengan rapi. Sehingga tidak terjadi penumpukan peserta.

"Tempat pelaksanaan vaksinasinya enak dan guuede, bukan cuman gede lho," ujarnya sambil bercanda.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyerahkan bantuan berupa vitamin C, thermal gun dan oxygen concentrator. Bantuan diterima Rektor Unej Iwan Taruna dan akan disalurkan lewat Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana COVID-19 (TTDKBC) Unej.

Pantauan di lokasi, panitia membagi lokasi vaksinasi COVID-19 di dua tempat. Satu di Gedung Soetardjo yang menyediakan dua bilik vaksinasi. Sementara lokasi kedua berada di Gedung Auditorium dengan tiga bilik vaksinasi. Panitia dan pengurus KAUJE menargetkan mampu melayani lima ribu peserta dalam dua hari pelaksanaan vaksinasi, yakni hari Sabtu dan Minggu (1/8).

Ketua TTDKBC Universitas Jember, dr Ulfa Elfiah mengatakan, untuk satu bilik vaksinasi disiapkan minimal 20 petugas. Mulai dari petugas pendaftaran, screening, vaksinator hingga petugas yang mencetak kartu vaksinasi.

Panitia telah mengatur jam kedatangan peserta untuk meminimalisasi kerumunan. Dalam waktu satu jam, ditargetkan bisa melayani 87 peserta. Karena menggunakan vaksin AstraZeneca, maka peserta yang dilayani adalah peserta yang berusia 18 tahun ke atas.

"Kami berusaha all out mengerahkan semua sumber daya manusia yang kami miliki, dari tenaga kesehatan di Unej Medical Center serta Rumah Sakit Gigi dan Mulut, dosen di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keperawatan. Juga alumnus Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keperawatan, dokter muda yang tengah Ko Ass, anggota TTDKBC hingga mahasiswa. Total ada 240 orang yang bertugas selama dua hari," terang dokter spesialis bedah plastik ini.

(sun/sun)