Kasus COVID-19 di Jatim Tambah 5.210, Terbanyak dari Surabaya

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Sabtu, 31 Jul 2021 10:59 WIB
Kasus COVID-19 di Jatim terus bertambah. Pada Jumat (30/7/2021), ada tambahan 5.210 kasus COVID-19.
Data sebaran kasus COVID-19 di Jatim/Foto: Istimewa
Surabaya -

Kasus COVID-19 di Jatim terus bertambah. Pada Jumat (30/7/2021), ada tambahan 5.210 kasus COVID-19.

Dalam data yang dihimpun detikcom dari Satgas COVID-19 Jatim, tambahan kasus terbanyak dari Kota Surabaya yakni 989 pasien. Lalu 286 dari Gresik, 285 dari Sidoarjo, 267 dari Kabupaten Malang, 234 dari Kota Malang, 208 dari Kabupaten Kediri, 182 dari Magetan, 180 dari Nganjuk, 174 dari Jombang, 160 dari Situbondo, 150 dari Jember, 136 dari Banyuwangi, 132 dari Kota Blitar, 127 dari Lumajang, 121 dari Pacitan, 116 dari Kota Probolinggo, 115 dari Kabupaten Blitar, 110 dari Ponorogo, 109 dari Pasuruan, 104 dari Tulungagung.

Lalu ada tambahan 101 dari Kabupaten Mojokerto, 91 dari Kota Pasuruan, 88 dari Kabupaten Madiun, 88 dari Ngawi, 78 dari Lamongan, 72 dari Bondowoso, 69 dari Bojonegoro, 69 dari Kabupaten Probolinggo, 66 dari Kota Madiun, 63 dari Trenggalek, 47 dari Tuban, 42 dari Kota Kediri, 36 dari Kota Batu, 36 dari Bangkalan, 33 dari Sumenep, 22 dari Sampang, 19 dari Kota Mojokerto dan 5 dari Pamekasan.

Total kasus COVID-19 di Jatim ada 303.732 selama pandemi COVID-19. Sedangkan kasus aktif yang masih dirawat hingga isolasi mandiri ada 55.160.

Tambahan pasien COVID-19 yang sembuh di Jatim ada 5.023. Sehingga total selama pandemi COVID-19 menjadi 228.219 orang.

Tambahan pasien sembuh terbanyak ada 1.341 dari Kota Surabaya, 441 dari Kabupaten Malang, 345 dari Sidoarjo, 187 dari Jombang, 179 dari Magetan, 174 dari Kota Malang, 169 dari Jember, 147 dari Nganjuk, 137 dari Kota Blitar, 123 dari Pacitan, 115 dari Sumenep, 110 dari Ponorogo, 108 Lumajang, 107 dari Mojokerto, 106 dari Gresik, 102 dari Lamongan, 85 dari Kota Madiun, 81 dari Kediri, 77 dari Pasuruan, 76 dari Banyuwangi dan 75 dari Situbondo.

Lalu, pasien sembuh bertambah 71 dari Kota Pasuruan, 71 dari Bojonegoro, 67 dari Kota Kediri, 67 dari Kabupaten Probolinggo, 62 dari Madiun, 59 dari Tulungagung, 54 dari Bangkalan, 54 dari Ngawi, 47 dari Kota Probolinggo, 46 dari Trenggalek, 36 dari Bondowoso, 29 dari Tuban, 22 dari Sampang, 22 dari Kota Mojokerto, 19 dari Pamekasan dan 12 dari Kota Batu.

Yang meninggal akibat COVID-19 ada tambahan 361 pasien. Sehingga total selama pandemi COVID-19 menjadi 20.353 orang.

Tambahan pasien meninggal rinciannya 9 dari Trenggalek, 10 dari Kabupaten Malang, 18 dari Kabupaten Blitar, 9 dari Sumenep, 4 dari Pamekasan, 1 dari Kota Blitar, 19 dari Banyuwangi, 10 dari Lumajang, 7 dari Pasuruan, 3 dari Tulungagung, 25 dari Situbondo, 17 dari Jember, 8 dari Bondowoso, 10 dari Ponorogo, 2 dari Kota Kediri, 1 dari Nganjuk, 5 dari Lamongan, 46 Kota Surabaya, 25 dari Gresik, 1 dari Kota Pasuruan, 10 dari Sidoarjo, 8 dari Bojonegoro, 6 dari Kota Madiun, 2 dari Pacitan, 3 dari Probolinggo, 4 dari Mojokerto, 14 dari Magetan, 14 dari Jombang, 3 dari Kota Batu, 9 dari Tuban, 20 dari Kediri, 3 dari Bangkalan, 8 dari Madiun, 13 dari Kota Malang, 10 dari Ngawi, 1 dari Sampang dan 3 dari Kota Probolinggo.

(hil/sun)