Pria Pengancam Gorok Leher Mahfud Md Menerima Dibui 16 Bulan

Amir Baihaqi - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 17:21 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Surabaya -

Pengadilan Negeri (PN) Sampang, Madura, Jawa Timur, menjatuhkan vonis 16 bulan penjara kepada Turmudi Badritamam alias Lora Mastur. Turmudi terbukti melanggar UU ITE karena mengancam akan menggorok leher Menko Polhukam, Mahfud Md.

Usai mendapat vonis itu, terdakwa mengaku menerima karena telah melanggar UU ITE.

"Iya, sudah divonis. Putusannya 1 tahun dan 6 bulan penjara dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan penjara. Terdakwa menerima dan tidak banding," terang Humas PN Sampang Afrizal kepada detikcom, Rabu (27/7/2021).

"Jadi kemarin sidang putusannya, menurut majelis hakim terdakwa menerima keputusannya," imbuh Afrizal.

Karena menerima putusan, lanjut Afrizal, terdakwa langsung menjalani masa sisa masa penahanannya hingga Agustus mendatang. Saat ini, terdakwa masih dalam penahanan Polsek Kota Sampang.

Baca juga: Pria Ancam Gorok Leher Mahfud Md Dihukum 16 Bulan Penjara

"Kalau penahanan sampai Agustus. Kalau dia terima berarti dia harus menjalani dan membayar denda subsider 6 bulan. Sekarang ditahan di Polsek Kota Sampang," tutur Afrizal.

Putusan itu diketok oleh Ketua Majelis Juanda Wijaya dengan anggota Ivan Budi Santoso dan Agus Eman pada Selasa (27/7) kemarin. Putusan majelis lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu 2 tahun penjara.

Sebelumnya, Turmudi membuat video ancaman yang akan menggorok Menko Polhukam Mahfud Md. Alasannya, Turmudi tidak terima pernyataan Mahfud Md selaku Menko Polhukam telah menyinggung Habib Rizieq Shihab.

Setelah videonya viral, polisi memburu Turmudi. Akhirnya, Turmudi ketakutan dan menyerahkan diri ke aparat.

"Tidak ada (paksaan). Kemauannya sendiri agar (masalah) cepat selesai," kata Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Wildan Albert pada Maret 2021.

Simak juga 'Mahfud: Ada Gangguan Terhadap Kebangsaan Kita dengan Alasan Demokrasi':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)