97% Pasien COVID-19 Meninggal di Situbondo Belum Divaksin

Chuk S Widarsha - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 08:55 WIB
covid-19 di situbondo
Bupati Karna tinjau vaksinasi untuk pelajar Situbondo (Foto: Chuk S Widarsha)
Situbondo -

Jumlah pasien meninggal karena virus Corona di Situbondo kian bertambah. Satgas COVID-19 setempat mencatat, sekitar 97% pasien yang meninggal dunia ternyata belum divaksin.

Dari data yang dihimpun, terhitung sejak pandemi Maret 2020 silam terjadi hingga Minggu (25/7/2021), pasien meninggal akibat COVID-19 mencapai 548 orang. Sementara kasus aktif atau dalam perawatan sebanyak 622 pasien.

"Berdasarkan data, 97% pasien meninggal tersebut karena belum divaksin," ungkap Ketua Satgas COVID-19 Situbondo, Karna Suswandi, kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Karna mengatakan dari fakta tersebut maka dapat dipastikan bahwa betapa pentingnya vaksin untuk membentuk kekebalan bersama atau herd immunity.

"Memang, vaksin tak mutlak menahan masuknya virus ke tubuh kita. Tapi setidaknya tubuh menjadi lebih kuat," tegas Karna yang juga Bupati Situbondo ini.

Satgas COVID-19 Situbondo makin gencar melakukan program vaksinasi. Selain masyarakat umum, sasarannya juga para pelajar SMP, SMA dan sederajat.

Para pelajar juga tak luput dari sasaran vaksinasi karena dinilai sebagai pioneer program. Karena setelah divaksin, mereka diharapkan mampu ikut memberikan pemahaman pada keluarga, serta lingkungannya.

"Setelah vaksin, jadi lebih percaya diri. Meski kami tetap harus waspada dalam situasi pandemi ini," kata Novi, salah seorang pelajar SMA usai divaksin.

Tonton Video: Luhut Ungkap Kematian Corona Banyak Dialami Komorbid-Belum Divaksin

[Gambas:Video 20detik]




(iwd/iwd)