27 Ribu Pasien Isoman di Jatim, Satgas Pesan Saturasi Oksigen Jangan Drop

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 20:04 WIB
dr Makhyan Jibril, Jubir Satgas COVID-19 Jatim
dr Makhyan Jibril, Jubir Satgas COVID-19 Jatim (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Kasus aktif COVID-19 di Jawa Timur saat ini sebanyak 53.487. Dan 27.910 pasien COVID-19 menjalani isolasi mandiri (Isoman).

"Per-hari ini, warga yang sedang isoman di Jatim sebanyak 27.910 pasien positif COVID-19," ujar Dr Makhyan Jibril, Jubir Satgas COVID-19 Jatim di Surabaya, Senin (26/7/2021).

Jibril menjelaskan, pasien isoman harus rutin mengecek saturasi oksigen. Jika saturasi oksigen pasien menurun di bawah 94, disarankan mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) seperti puskesmas, bahkan rumah sakit lapangan.

"Varian baru ini, harus diwaspadai pasca hari ke-6 isoman, karena ada beberapa kasus di hari ke-7 isoman kondisi memburuk. Jadi harus aware pasien yang isoman, kalau sudah di bawah 94 (Saturasi oksigen) itu harus dapat perawatan di Puskesmas, bisa ke RS lapangan," terangnya.

"Karena kalau sudah kelewatan sampai di bawah 80 saturasi oksigennya, kondisinya bisa semakin memburuk. Kita sarankan, apalagi kalau komorbid, langsung ke rumah sakit lapangan saja minimal. Apalagi tidak bisa merawat diri secara optimal. Okupansi di RS lapangan juga sudah menurun," sambungnya.

Baca juga: Perpanjangan PPKM Level 4, Sekda Jatim Sebut Ikuti Aturan Pusat

Jibril menjelaskan, data yang diterima Satgas Jatim dari kabupaten/kota, tercatat ada 74 pasien yang sedang isoman meninggal dunia. Menurut Jibril, angka itu kemungkinan besar terus bertambah.

"Hitungannya jelas kurang, karena banyak temuan di lapangan. Ini jadi tugas puskesmas dan dinkes di daerah untuk turun mengecek, pasien yang isoman," terangnya.

Jibril menyarankan, pasien positif COVID-19 yang isoman dan memiliki komorbid untuk mendatangi faskes atau RS lapangan seperti di Kota Surabaya (RS Lapangan Indarpura), Malang (RS Lapangan Ijen Boulevard), serta RS Lapangan Dungus Madiun.

Diketahui, kapasitas RS Lapangan Indrapura Surabaya sebanyak 410 bed. Saat ini terisi 224 pasien. Sedangkan di RS Lapangan Ijen Malang, dari total 316 bed terisi 275 pasien. Sementara di RS Lapangan Dungus Madiun, dari total 137 kapasitas, terisi 81 pasien.

(fat/fat)