1.634 Warga Kota Malang Isoman

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 16:38 WIB
Portrait of young woman in the her apartment wearing face protective mask to prevent Coronavirus
Ilustrasi isoman/Foto: Getty Images/rudi_suardi
Malang -

Warga Kota Malang yang menjalani isolasi mandiri (isoman) mencapai 1.634. Mereka positif COVID-19 berdasarkan hasil swab PCR.

"Masuk di new all record, jumlahnya 1.634 orang yang menjalani isoman dari hasil swab PCR," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Sementara pasien yang masuk pantauan menyebar di rumah sakit dan juga menjalani isolasi di safe house. "Jumlah semuanya adalah 436 orang," beber Husnul.

Menurut Husnul, pasien isoman itu terbagi menjadi beberapa klaster. Yakni berdasarkan hasil swab PCR dan isoman dari hasil swab antigen.

Untuk hasil swab antigen ini, lanjut Husnul, belum terlaporkan ke Puskesmas. Sehingga mereka tengah menjalani isoman mandiri tanpa melaporkan ke RT/RW. Inilah yang luput dari pantauan.

"Mekanismenya, setelah mendapatkan hasil pemeriksaan, dan hasilnya positif baik antigen dan PCR pertama harus memberitahu ke Puskesmas," sambung Husnul.

Sehingga nanti Puskesmas wilayah akan melakukan pemantauan sehari-hari. Baik itu secara daring maupun dilakukan kunjungan langsung.

"Pemantauannya apa? mengetahui kondisi klinis pasien. Apakah kemudian tetap isoman di rumah atau dirujuk ke rumah sakit," imbuh Husnul.

Soal angka kematian pasien COVID-19, kata Husnul, yang tercatat hanya berdasarkan data masuk pasien yang dirawat di rumah sakit.

"Sehingga yang kita rilis adalah kasus kematian dalam perawatan. Yang kedua, mereka yang isolasi mandiri, tak melapor ke Puskesmas sehingga tidak terpantau dan tak tercatat NAR-nya," kata Husnul.

Husnul juga menambahkan, angka kesembuhan pasien COVID-19 turun. Karena auto rilis NAR masih cukup tinggi.

"Jadi kita masih di bawah 82 persen. Kalau kematian kita berada di 7,8 persen turun dari sebelumnya 10.1 persen," pungkasnya.

(sun/bdh)