Round-up

Cerita Perceraian Berujung Pembongkaran Rumah di Ponorogo

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 27 Jun 2021 08:30 WIB
Perceraian Agus Purwanto dan Anjar Trisnawati menjadi perhatian warga Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung. Sebab, perceraian pasutri itu berujung pembongkaran rumah senilai Rp 400 juta.
Pembongkaran rumah di Ponorogo/Foto: Charolin Pebrianti
Surabaya -

Ada perceraian berujung pembongkaran rumah di Ponorogo. Yakni perceraian Agus Purwanto dan Anjar Trisnawati di Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung.

Pembongkaran rumah itu bermula ketika Agus tidak terima digugat cerai secara sepihak. Dia meminta kayu yang terpasang di rumah 6 x 12 meter tersebut dibongkar. Rumah permanen tersebut baru dibangun pada 2014 lalu.

"Perempuan (Anjar) itu di Hong Kong, kontrak 3 tahun kalau nggak salah. Jadi yang laki (Agus) itu di rumah cuman kerja nggak tahu soal warung. Anaknya jujur Agus itu," tutur warga setempat, Sugiono kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).

Sugiono menambahkan, Agus kaget ketika ada panggilan proses cerai dari Pengadilan Agama. Padahal selama ini Agus dikenal warga tidak pernah neko-neko.

"Nggak, tahu-tahu yang putri (Anjar) itu sama laki lain. Agus dipanggil pengadilan katanya proses cerai, yang laki (Agus) itu kaget. Ada salah apa," terang Sugiono.

Akhirnya, warga setempat yang mengenal sosok Agus langsung kerja bakti membongkar kayu milik Agus, yang dijadikan bahan bangunan rumah. Sementara tembok dan lainnya tidak dibongkar. Hanya bagian kayu seperti kuda-kuda, jendela dan sebagainya yang diambil Agus karena merupakan kayu miliknya.

Baca juga: Kisruh Pagar Tembok Blokade Rumah Wisnu 3 Tahun Berakhir dengan Pembongkaran

"Jadi semua warga kerja bakti bongkar ambil kayunya Agus. Ini antusias warga nggak ada yang disuruh. Soalnya banyak yang berpihak sama Agus karena kasihan sama anaknya itu tekun nggak neko-neko," papar Sugiono.

Menurutnya, Agus merasa sakit hati. Sebab saat istrinya pulang dari Hong Kong malah menggugat cerai. Padahal selama ini tidak ada permasalahan apa-apa.

Pantauan detikcom, puluhan warga Desa Carangrejo terlihat membongkar kayu di rumah yang dibangun oleh Anjar dan Agus. Anjar sekitar 10 tahun lalu memutuskan menjadi TKW di Hong Kong. Sekitar 6 bulan lalu, Anjar baru kembali ke Ponorogo. Perempuan berusia 39 tahun tersebut membawa surat gugatan cerai untuk suaminya.

Sebelum dilakukan pembongkaran rumah senilai Rp 400 juta tersebut, warga bersama pihak desa sudah beberapa kali melakukan mediasi kedua belah pihak. Hasilnya mereka memilih membongkar ketimbang menjual rumah tersebut.

Agus memilih meminta kembali kayu bangunan pemberian orang tuanya. Sementara bangunannya menjadi hak milik Anjar.

Sementara kakak Agus, Gunanjar menjelaskan, Anjar menggugat cerai adiknya saat berada di Hong Kong. Sehingga saat Anjar tiba di Ponorogo hanya tinggal menunggu proses.

Simak juga 'Santri di Ponorogo Tewas Dikeroyok Setelah Ngaku Curi Uang Rp 100 Ribu':

[Gambas:Video 20detik]