54 RT di Surabaya Zona Merah, 229 Kuning, dan 9.704 Hijau

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 21:09 WIB
Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara
Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Kasus kumulatif di Surabaya berjumlah 24.992. Dari jumlah itu, kasus yang aktif sebanyak 387 yang tersebar di setiap RT di Surabaya.

Surabaya sendiri menggunakan aturan pembagian zona sesuai Inmendagri yang kemudian dipertegas dengan SE Wali Kota Surabaya. Jika berdasarkan Inmendagri tidak ada zona merah, yang ada oranye dan kuning. Namun dalam penerapan sesuai dengan SE wali kota, standarnya lebih diperketat lagi.

"Adapun zona oranye sesuai dengan Inmendagri no. 10 tahun 2001 ada sekitar 9 RT, kemudian zona kuning sesuai Inmendagri ada sekitar 272 RT," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/6/2021).

"Untuk SE wali kota sendiri di lawancovidsurabaya.go.id jumlah RT zona merah sesuai dengan SE Wali Kota Surabaya ada 54 RT, zona kuning ada 229 RT, dan zona hijau 9.704," tambahnya.

Dalam upaya pengendalian COVID-19, akan diterapkan ketika terdapat satu RT zona merah atau kuning akan dilakukan swab massal. Pemkot juga memfokuskan vaksin massal pada usia 18 tahun ke atas.

"Pola penanganan adalah ketika terdapat RT zona merah dan oranye, swab massal. Yang sekira usia sudah layak vaksin, akan langsung kami vaksin massal di sana," ujarnya.

Sementara untuk kecamatan, berdasarkan SE wali kota dengan standar tinggi ada 22 kecamatan zona merah. Jika berdasarkan Inmendagri, ketika ada 5 atau 10 kasus maka akan jadi zona merah, kuning atau oranye. Sedangkan SE wali kota, ketika ada satu kasus di satu RT atau di kampung atau lebih, maka akan ditetapkan sebagai zona merah.

"Nah kenapa kok banyak ya, karena kami melakukan standar yang lebih tinggi. Untuk yang di zona merah sendiri, lebih dari satu kasus di suatu RT ada di masing-masing kecamatan, itu ada 22 kecamatan. Tapi ini di RT ya. Jadi ga bisa di generalisir. Oh 22 kecamatan merah, apa semua merah? ya ndak," tandas Febri.

(iwd/iwd)