Membludak, Vaksinasi yang Digelar Polisi Diserbu Warga Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 21:09 WIB
vaksinasi covid-19 banyuwangi
Salah satu warga yang divaksinasi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

vaksinasi covid-19 banyuwangiWarga yang antusias ingin ikut vaksinasi (Foto: Ardian Fanani)

Vaksinasi COVID-19 dalam rangka Hari Bakti Bhayangkara ke-75 Polresta Banyuwangi diserbu warga. Sebagian warga terpaksa balik kucing, karena kuota vaksin hanya untuk 300 orang.

Petugas terpaksa menutup pintu gerbang balai desa Ketapang Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, karena warga terus berdatangan. Petugas pun menghalau massa yang berkerumun. Hal ini mengantisipasi penularan COVID-19 di kerumunan. Sebagian warga pun terpaksa balik kucing karena tidak mendapatkan jatah vaksin Sinovac.

"Ya tadi katanya 300 orang. Tapi katanya sudah habis ya balik sudah," ujar Supriyono warga Ketapang kepada detikcom, Selasa (22/6/2021).

Hal yang sama diungkapkan oleh Sumadi, warga Desa Ketapang. Dirinya sempat protes kepada panitia karena banyak warga selain dari desa Ketapang yang ikut vaksinasi.

"Tadi memang ada warga luar Ketapang yang ikut vaksin. Saya tanya tidak dijawab tadi sama petugas," tambahnya.

Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi balai desa yang berdekatan dengan Pelabuhan ASDP Ketapang tersebut, untuk bisa mendapatkan vaksin sinovac dengan hanya berbekal KTP dan kartu keluarga. Namun, tidak semua warga yang datang ke acara vaksinasi massal dalam rangka Hari Bhakti Bhayangkara ke-75 itu bisa divaksin. Mereka hanya membatasi 300 orang, untuk mengantisipasi kerumunan.

"Kita sengaja antisipasi kerumunan. Makanya kita batasi 300 orang," ujar Kapolsek Kalipuro Iptu Hadi Waluyo kepada wartawan.

Diakui Hadi, banyak warga yang rela antri sejak jam 6 pagi, untuk bisa mendaftar dan mendapat nomer antrian. Namun karena keterbatasan vaksin dan menghindari kerumunan, terpaksa beberapa orang tidak bisa divaksin.

"Untuk sasaran vaksinasi dikhususkan untuk mereka penerima bantuan pemerintah dan warga berusia 18 tahun ke atas," tambahnya.

Namun meski demikian, panitia vaksinasi mempersilahkan masyarakat yang belum divaksin bisa memanfaatkan kegiatan serupa di beberapa titik lainnya. Seperti di kecamatan Blimbingsari, kecamatan Pesanggaran hingga di GOR Tawangalun.

"Masih ada 4 titik lagi kegiatan vaksinasi. Mohon maaf bagi yang belum mendapatkan vaksinasi," pungkasnya.

Agar tidak semakin banyak warga yang datang untuk ikut vaksinasi massal di balai desa Ketapang, petugas dari Polsek Kalipuro dan satgas penanganan COVID-19 Kecamatan Kalipuro menutup pagar balai desa.

Warga yang sudah terdata dan siap divaksin tetap harus mengikuti protokol kesehatan, yaitu menjaga jarak, menggunakan masker dengan benar dan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.

(iwd/iwd)