Viral Massa Lempari Pos Penyekatan Suramadu dengan Petasan

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 10:27 WIB
Surabaya -

Video massa mendatangi pos penyekatan Jembatan Suramadu di dekat BPWS (Badan Pengembangan Wilayah Surabaya) viral di aplikasi perpesanan. Dalam video viral tersebut, terlihat sejumlah massa membawa petasan dan melemparnya.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, kejadian ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, Selasa (22/6/2021). Ada tiga video yang viral.

Dalam video pertama berdurasi 29 detik, terdengar dua kali letusan petasan. Sementara petugas dari TNI berusaha menghalau sejumlah massa yang datang menggunakan sepeda motor. Massa terlihat mendatangi petugas dan ngegas motornya hingga terdengar bunyi nyaring dari knalpot brong.

Baca juga: Kata Pakar Soal Penanganan Secara Sosio Kultural COVID-19 di Bangkalan

Petugas di lokasi berusaha mengejar massa namun massa yang menaiki sepeda motor langsung melaju kencang dan terus membunyikan knalpot motornya. Keriuhan massa, petugas hingga letupan petasan juga terdengar bersahutan.

Lalu di video kedua berdurasi 25 detik, terdengar lagi bunyi petasan. Ada pula beberapa TNI yang tampak mendatangi massa. Terdengar pula riuh massa dan petugas yang bersahutan.

"Massa berkumpul di belakang BPBD," ujar suara dalam video kedua yang didengarkan detikcom di Surabaya.

Baca juga: Polda Jatim Tambah Personel Antisipasi Perusakan Pos Penyekatan Suramadu

Sedangkan di video ketiga berdurasi 28 detik, suara petasan terdengar dua kali. Suasana tampak di sekitar tenda pos penyekatan. Ada sejumlah petugas yang meneriaki massa menggunakan motor disahuti dengan bunyi petasan hingga teriakan massa dalam bahasa Madura pun terdengar nyaring.

Kabag Ops Polrestabes Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Eko Nur Wahyudiono membenarkan peristiwa ini. Eko mengatakan massa tidak melakukan perusakan, hanya melewati pos penyekatan Suramadu dengan ngegas motornya atau mbleyer.

"Bukan perusakan, mereka lewat hanya membleyer-mbleyer kita halau. Kita berkewajiban mengamankan semuanya, situasi kondusif. Di sisi timur (depan BPWS), Roda dua banyak di situ hanya mbleyer mainkan knalpot saja," kata Eko.

(fat/fat)