Kata PCNU Surabaya Saat Wali Kota Eri Temui Warga Madura Saat Demo

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 08:59 WIB
Wali Kota Surabaya Temui Ratusan Pendemo warga Madura
Wali Kota Eri temui Warga Madura yang berdemo di Balai Kota (Foto file: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya, KH Muhibbin Zuhri memuji Wali Kota Eri Cahyadi yang bisa menenangkan warga Madura yang berdemo menolak penyekatan dan swab antigen. Baginya, berdialog agar tahu kemauan warga itu tidak ada masalah untuk menyelesaikan dengan baik dan bijak.

"Seharusnya pemimpin ya seperti itu. Setiap ada masalah di warga, diselesaikan dengan cara bertemu dan berdialog supaya tahu kemauan warga itu apa. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Yang terpenting dicari solusinya yang terbaik," kata Muhibbin saat dihubungi, Selasa (22/6/2021).

Menurutnya, upaya Pemkot Surabaya dalam mencegah penyebaran COVID-19 sudah benar dan baik. Seharusnya masyarakat mendukung upaya memutus rantai penyebaran melalui penyekatan swab antigen di Suramadu.

"Masyarakat bersama dengan Pemkot Surabaya, Pemkab Bangkalan dan Pemprov Jatim harus bersama-sama mendukung. Kita percaya, bahwa upaya itu efektif untuk menekan penyebaran COVID-19 yang saat ini mengalami lonjakan sangat tajam," jelasnya.

Muhibbin mengatakan, apa yang telah dilakukan Eri saat ini bisa terus dilakukan. Yakni sosok pemimpin yang mau mendengarkan aspirasi warga dan membicarakan agar menemui titik terang.

Baca juga: Epidemiolog Sebut Demo Warga Madura di Surabaya Berisiko Penularan Corona

"Saya kira, apa yang sudah dilakukan diteruskan. Pak Eri sering turun langsung ke warga, mendengarkan dan merespon apa yang menjadi kehendak warga. Tentunya sejauh tetap sesuai aturan dan kemaslahatan bersama. Jika ada perbedaan kepentingan, dicari titik temunya," urainya.

Dia juga mengapresiasi saat ribuan warga Madura yang menggelar aksi demo menggemakan selawat dan dipimpin Eri. Sebab dalam kultur masyarakat Indonesia, selawat merupakan bacaan yang sangat familiar.

"Dengan sholawat bisa mendinginkan suasana, bisa mendinginkan hati. Jadi bagus-bagus saja dilantunkan di setiap keadaan," pungkasnya.

Sebelumnya, ratusan warga Madura menggelar aksi ke Balai Kota Surabaya, Senin (21/6). Mereka menolak adanya penyekatan dan swab antigen di Suramadu. Saat di Balai Kota, Wali Kota Eri menemui pendemo.

Simak video 'Didemo Ratusan Warga Madura Penolak Tes Swab, Ini Kata Walkot Surabaya':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)