Pemkot Surabaya Imbau Pekerja dari Luar Kota Tes Swab 3 Hari Sekali

Amir Baihaqi - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 19:06 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengeluarkan surat edara (SE) yang ditujukan kepada perusahaan dan pekerja. Ada 5 poin dalam SE bernomor 443/6745/436.8/.4/2021 itu.
Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya/Foto: Tangkapan Layar
Surabaya -

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengeluarkan surat edaran (SE) yang ditujukan kepada perusahaan dan pekerja. Ada 5 poin dalam SE bernomor 443/6745/436.8/.4/2021 itu.

Pada poin pertama, setiap perusahaan diimbau untuk melakukan pendataan para pekerja. Pendataan itu yakni bagi pekerja yang melakukan mobilitas dari luar dan akan masuk ke Kota Pahlawan.

"Setiap pemilik atau pengelola perusahaan/kantor usaha/tempat usaha di Surabaya diimbau agar segera melakukan pendataan terhadap pekerja/karyawan yang melakukan kegiatan mobilitas atau perjalanan dari luar kota yang akan masuk ke Surabaya," berikut isi SE yang diterima detikcom, Sabtu (19/6/2021).

Sedangkan pada poin kedua, terdapat empat sub poin. Perusahaan diimbau meminta hasil tes swab pekerja yang datang dari luar kota setiap 3 x 24 jam. Jika hasilnya positif, maka perusahaan diwajibkan menutup tempat kerja untuk sementara.

Perusahaan juga diimbau melakukan work from home dan tak memberikan sanksi bagi pekerja yang menjalani isolasi atau sakit.

Selanjutnya, pada poin ketiga, perusahaan juga wajib melaporkan pelaksanaan kegiatan seperti yang tercantum pada poin pertama dan kedua.

Kemudian pada poin keempat, perusahaan diminta mengoptimalkan fungsi Satgas COVID-19 secara mandiri di tempat kerja di Surabaya.

Pada poin terakhir, Pemkot Surabaya menginstruksikan camat setempat untuk melaksanakan pengawasan. Adapun tujuan pengawasan itu seperti pada pelaksanaan poin pertama hingga empat.

Simak video 'Mikro Lockdown, Strategi Kemenkes Tekan Laju Lonjakan Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)