Varian India Ditemukan di Jatim, Dinas Pariwisata Minta Tak Kendor Taati Prokes

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 14:30 WIB
Poster
Ilustrasi Varian India (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Surabaya -

Varian COVID-19 dari India atau yang kerap disebut varian Delta ditemukan di Jawa Timur. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim meminta protokol kesehatan di tempat wisata tetap ketat dan tidak kendor.

Plt Sekretaris Disbudpar Jatim Susiati mengatakan pihaknya senantiasa mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk lebih memperketat penerapan prokes di tempat wisata.

"Ini kan kita masih menunggu kebijakan dari atas. Yang jelas kita masih mengimbau pemerintah daerah untuk lebih ketat lagi menerapkan protokol kesehatan," kata Susiati kepada detikcom di Surabaya, Jumat (18/6/2021).

Susiati mengatakan penerapan prokes secara ketat ini mengacu peda keputusan gubernur perpanjangan PPKM Mikro.

"Di situ juga berbunyi di poin bahwasanya hal-hal tersebut diminta menerapkan prokes secara ketat, di tempat pariwisata juga diserahkan pada Pemda untuk kebijakan selanjutnya. Kita setiap saat akan koordinasikan dengan kabupaten kota terkait perkembangannya. Misalnya pembukaan tempat wisata, usaha hotel, restoran kita selalu koordinasi. Mana yang sesuai dengan prokes, mana yang tidak, itu kita mendapatkan data dari daerah," jelas Susiati.

Sementara Susiati menambahkan di masa libur panjang, pihaknya juga langsung datang ke sejumlah tempat wisata memantau penerapan prokes.

"Nanti di masa-masa tertentu, di libur lebaran, libur nataru, kita ditugasi kepala dinas untuk melakukan pemantauan di lapangan, sampling ke daerah. Karena kan semuanya ada di daerah, kewenangannya ada di daerah. Kita akan selalu mantau terus, kita lakukan koordinasi dengan daerah," tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Susiati mengimbau masyarakat yang hendak berlibur agar tetap menerapkan 5M. Yakni mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Imbauannya sebagaimana keputusan gubernur terbaru, PPKM kesembilan ini ada imbauan juga untuk tempat wisata dilakukan pengetatan di kegiatan masyarakat di tempat wisata, di taman, dengan menerapkan prokes ketat. Kita imbau sesuai PPKM dan kita tetap berpatokan pada prokes yang ketat," pesannya.

Simak Video: Mengenal Varian Corona 'Delta' India yang Mendominasi di Jakarta-Kudus

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)