Warga yang Berdomisili di Surabaya Juga Bisa Daftar Vaksinasi COVID-19

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 14:01 WIB
Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara di ruang kerjanya, Kamis (17/6/2021).
Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara/Foto: Esti Widiyana/detikcom
Surabaya -

Warga Surabaya yang berusia di atas 18 tahun sudah bisa daftar vaksinasi COVID-19. Ternyata, warga yang berdomisili di Kota Pahlawan juga bisa daftar.

Sejak Senin (14/6), pendaftaran dibuka di https://bit.ly/pendaftaranvaksin18tahun. Warga bisa meminta surat keterangan domisili dari RT setempat, sebagai syarat untuk mendaftar vaksinasi COVID-19.

"Vaksin bukan hanya untuk warga Surabaya. Tapi untuk warga berdomisili Surabaya yang sudah 1 atau 2 tahun tinggal di Surabaya, tapi KTP-nya luar Surabaya silakan menggunakan. Bisa minta ke Pak RT surat keterangan yang menerangkan dia itu domisili di sana, ngekos di sana untuk mendaftar. Dipanggil bisa menunjukkan," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara di ruang kerjanya, Kamis (17/6/2021).

Febri menjelaskan, surat keterangan dari RT setempat bukan untuk memberatkan warga. Hal tersebut untuk mencegah adanya warga daerah lain, yang tiba-tiba datang meminta divaksin di Surabaya.

"Kalau ditanya memberatkan ada surat keterangan, bukan memberatkan. Kembali lagi, bahwa ini untuk menjaga penyebaran COVID-19 di Kota Surabaya. Salah satunya vaksinasi. Kalau tidak dibenarkan dengan keterangan domisili, misalnya nanti orang luar kota A mengatakan saya orang Surabaya, kan ada jatah masing-masing di daerah," jelasnya.

Vaksinasi COVID-19 di Surabaya sudah memasuki tahap 3. Sudah sekitar 80-90 persen. Pelaksanaan tahap 2, dan 3 sudah ter-cover dosis 1. Kini tinggal menyelesaikan dosis 2.

"Sekarang karena percepatan pemberian vaksin di Surabaya bagus, maka kami lanjut ke tahap 4 untuk masyarakat umum. Khususnya masyarakat usia produktif 18-50. Pelaksanaan nantinya yang warga Kota Surabaya usia produktif bisa mendaftar ke google doc https://bit.ly/pendaftaranvaksin18tahun. Di sana silakan isi biodata kemudian nomor yang bisa dihubungi," ujarnya.

Berdasarkan data yang masuk, hingga saat ini sudah ada sekitar 30 ribu orang pendaftar untuk mendapat jatah vaksinasi COVID-19. "Akan terus bertambah, karena animo masyarakat untuk mendapatkan vaksin tinggi," tambahnya.

Menurutnya, dengan divaksin terjadi penurunan fatality rate atau angka kematian. Oleh karena itu, vaksinasi COVID-19 khususnya bagi masyarakat umum tidak ada batas maksimal. Pemkot memastikan masyarakat akan mendapat vaksin, namun harus bersabar.

"Kami tidak menutup batasnya, khususnya masyarakat umum. Namun tolong bersabar, karena banyak yang ingin. Insyaallah semua pasti dapat, kami sinkronkan lagi dengan data kependudukan," pungkasnya.

Simak juga video 'Terawan Klaim Vaksin Nusantara Jadi Solusi Atasi Varian Virus Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)