Klaster Hajatan di Lamongan, 100 Positif COVID-19 dan 8 Meninggal

Eko Sudjarwo - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 17:55 WIB
klaster hajatan di lamongan
Warga Desa Sidodowo dites swab (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Klaster hajatan di Desa Sidodowo Lamongan membuat 100 orang positif COVID-19. Klaster tersebut juga membuat 8 warga desa meninggal.

100 warga positif tersebut terinci sebagai berikut, 82 warga positif berdasar hasil tes antigen dan 8 warga positif berdasar tes PCR.

"Yang tes antigen, 71 isolasi mandiri, 8 isolasi di rumah sakit, dan 3 sembuh. Untuk tes PCR, 6 meninggal dan 2 sembuh," ujar Kepala Dinkes Lamongan Taufik Hidayat kepada wartawan, Senin (7/6/2021).

Taufik mengatakan dari klaster ini, jumlah yang meninggal memang delapan orang dengan perincian 6 positif COVID-19 dan dua belum diketahui apakah positif atau negatif.

Jumlah tersebut dimungkinkan masih bisa bertambah karena tes antigen dan tes PCR masih terus dilakukan. Pejabat dan petugas terkait berusaha agar klaster ini tak menyebar ke luar desa.

Dikatakan oleh Taufik, Dinkes Lamongan bersama TNI - Polri setiap hari ke Desa Sidodowo untuk memastikan kegiatan pencegahan dan penangangan sesuai petunjuk. Selain itu, Dinkes Lamongan telah menyiapkan posko di Balai desa dan setiap hari masing-masing dusun di Desa Sidodowo dikunjungi oleh 2 petugas medis untuk sosialisasi, pengobatan dan screening dengan rapid serta membagikan masker.

"Untuk yang hasil rapid tes antigennya positif langsung kami tes PCR dan mengisolasi yang bergejala di rumah sakit lapangan," jelas Taufik.

Setiap hari, kata Taufik, petugas juga melakukan penyuluhan kesehatan dan siaran keliling tentang protokol kesehatan, isolasi atau karantina dan vaksinasi. "Hari ini tadi pak bupati juga baru dari sana menyerahkan kembali bantuan paket sembako ke warga bersama Dandim dan Kapolres Lamongan," imbuhnya.

Seperti diketahui, Penularan COVID-19 terjadi di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang diduga terjadi setelah warga mengikuti acara hajatan pengantin. Warga diketahui positif setelah 3 hari mengikuti acara hajatan pengantin di Bojonegoro dan Sidoarjo.

Simak juga video '5 Provinsi Ini Sumbang 65% Kasus Aktif Corona Nasional':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)