10.390 Penghuni 18 Rusun di Surabaya Jalani Vaksinasi Serentak

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 23:35 WIB
10.390 Penghuni 18 Rusun di Surabaya Jalani Vaksinasi Serentak
Penghuni rusun di Surabaya vaksinasi serentak (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Penghuni 18 rusun yang dikelola Pemkot Surabaya menjalani vaksinasi serentak hari ini, Minggu (6/6/2021). Sebanyak 10.390 orang serentak disuntik vaksin sinovac.

"Jadi hari ini ada 10.390 orang yang terdaftar untuk melakukan vaksinasi. Di 18 rusun yang dikelola Pemkot Surabaya," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Febria Rachmanita kepada wartawan di Rusun Romokalisari.

"Vaksin harus selesai hari ini. Rusun ini vaksin serentak. Kalau sebelumnya swab. Hari ini saja harus selesai," tambahnya.

Di Rusun Romokalisari sendiri hari ini sekitar 700 penghuni yang divaksin COVID-19. Dari 700 penghuni tersebut terbagi dalam 5 blok.

"Untuk dosisnya kita siapkan lebih. Biasanya dalam satu lokasi siapkan lebih. Sekitar buffer 10 persen," ujarnya.

10.390 Penghuni 18 Rusun di Surabaya Jalani Vaksinasi Serentak10.390 Penghuni 18 Rusun di Surabaya Jalani Vaksinasi/ Foto: Esti Widiyana

Fenny mengatakan, vaksinasi diselesaikan serentak hari ini, karena ke depan pemkot ada lima titik vaksinasi massa. Seperti petugas pelayanan publik, hingga masyarakat umum 50 tahun ke atas.

"Karena melihat dari pasien-pasien di rumah sakit usianya adalah 52, 53, 59. Jadi semua yang di atas 50 kita Vaksin. Itu vaksin masal, selain vaksin tahap ketiga. Disabilitas, ODGJ, Sama MBR. MBR Salah satunya rusun," jelasnya.

Sementara salah satu penghuni rusun penerima vaksin COVID-19, Suliswati (30) mengaku sempat deg-degan dan merasa rasa takut sebelum divaksin. "Sampai nangis, jadi sebelum disuntik saya sarapan, sama berolahraga dulu," kata Suliswati.

Meski demikian, ia sangat senang setelah disuntik, karena tidak mudah terserang virus COVID. "Harapannya semoga corona cepat hilang. Bisa beraktivitas secara normal," pungkas perempuan penghuni blok A tersebut.

Sebelumnya 50 penghuni rusun di Surabaya positif COVID-19. Itu setelah dilakukan tes swab. Mereka menolak divaksin lantaran takut. Namun bagi yang menolak vaksin, dipersilahkan pindah dari rusun.

(fat/fat)