Siswa TK/SD/MI di Lamongan Dikenalkan Sejak Dini Sejarah Lewat Wisata Edukasi

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 16:12 WIB
bupati lamongan
Bupati Lamongan saat bertemu dengan siswa TK/SD/MI (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Mengenalkan sejarah dimulai sejak usia muda. Itulah yang dilakukan anak-anak TK dan SD/MI di Lamongan yang nampak antusias ini. Mereka bersama-sama, mengenal sejumlah tempat bersejarah di Lamongan mulai dari toren air, gentong dan padasan Panji Laras Liris.

Sebanyak 85 anak-anak dari 2 lembaga TK dan 3 SD/MI bertemu di Tribun alun-alun Lamongan, Selasa (1/6/2021). Mengenakan seragam bertuliskan Wisata Edukasi Sejarah Lamongan, mereka tampak antusias menyimak penjelasan pemandu wisata yang menuntun mereka mengenal sejumlah cagar budaya yang ada di sekitar alun-alun Lamongan. Tak hanya itu, anak-anak ini juga diajak berkeliling dan naik ke lantai 7 gedung Pemkab Lamongan untuk melihat Lamongan dari atas.

"Ini adalah salah satu upaya kami dalam mengenalkan Lamongan melalui peninggalan-peninggalannya yang masih ada," kata Kabid Kebudayaan Disparbud Lamongan Miftah Alamuddin di sela-sela kegiatan Wisata Edukasi Sejarah Lamongan, Selasa (1/6/2021).

Tour berlanjut. Usai jalan-jalan 'menikmati' Lamongan dari lantai 7 gedung Pemkab Lamongan, ke-85 anak-anak ini melanjutkan perjalanannya menuju Toren Air yang berada di alun-alun Lamongan.

Oleh pemandu, anak-anak mendapatkan penjelasan terkait bangunan yang dibangun pada masa kolonial Hindia belanda dan sudah mengantongi SK penetapan sebagai cagar budaya Lamongan. Usai dari Toren Air, anak-anak ini kemudian melanjutkan perjalanannya ke depan Masjid Agung Lamongan untuk melihat gentong air dan alas pasujudan yang terbuat dari batu.

Kisah tentang panji laras liris pun mengalir mengiringi anak-anak melihat gentong dan alas pasujudan yang masih tersimpan di depan Masjid Agung Lamongan (MAL) itu.

"Acara ini untuk memperingati Hari Jadi Lamongan ke 452 dan sekaligus juga memperingati Hari Lahir Pancasila," ujar Miftah.

Perjalanan anak-anak ini kemudian dilanjutkan ke halaman Pendopo Lokatantra Lamongan yang disambut langsung oleh Bupati dan jajaran Forkompimda Lamongan yang baru saja usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

Mengapresiasi semangat peserta Tour Wisata Edukasi Sejarah Lamongan kali ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Forkopimda membagikan hadiah berupa tas sekolah dan botol minum baik yang berhasil menjawab pertanyaan seputar sejarah Lamongan dan sejarah Hari Lahir Pancasila maupun yang tidak berhasil menjawab.

"Saya berharap dengan belajar sejarah Lamongan, nanti jika sudah dewasa akan lebih kenal Lamongan sehingga dapat mengenalkan Lamongan dengan baik," kata Pak Yes sambil memperkenalkan pada anak-anak ini satu persatu Kepala Lembaga Pimpinan Daerah di Kabupaten Lamongan.

Bertolak dari Pendopo Lokatantra, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Museum Khusus Sunan Drajat yang terletak di Kecamatan Paciran. Di museum Sunan Drajat, anak-anak ini belajar sejarah bersama.

Kegiatan ini akan berlanjut dengan target peserta sebanyak 600 anak dari seluruh Kecamatan di Lamongan yang akan dilaksanakan dalam Tahun Anggaran 2021.

"Saya suka dengan kegiatan semacam ini, berlibur sambil belajar, terutama belajar sejarah Lamongan," kata salah satu pelajar MI, Idzi.

(iwd/iwd)