Bukan Surabaya, Kasus Aktif COVID-19 di Jatim Terbanyak Ada di Madiun

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 16:33 WIB
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render
Foto: Getty Images/BlackJack3D
Surabaya -

Kasus aktif COVID-19 di Jatim perlahan mulai naik. Pada awal lebaran, kasus aktif berkisar 1.400, kini jumlah kasus aktif sebanyak 1.748.

Jubir Satgas COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril mengatakan, kasus COVID-19 di Jatim mengalami kenaikan bila dibanding awal lebaran pertengahan Mei lalu. Namun, angkanya belum signifikan.

"Memang naik, tapi masih landai. Belum signifikan, dari kisaran 150-an kasus sehari, jadi 250-an kasus per-hari. Terakhir kemarin Senin bertambah 249 kasus baru," ujar Jibril saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (1/6/2021).

Jibril menjelaskan kenaikan kasus masih didominasi klaster keluarga. Dirinya belum mendapatkan laporan adanya klaster mudik/lebaran 2021.

Untuk daerah dengan kasus aktif tertinggi ada di Kabupaten Madiun sebanyak 164 kasus. Diikuti Kota Surabaya dengan 129 kasus, lalu di Kota Madiun 120 kasus.

Sementara, Sumenep menjadi satu-satunya daerah tanpa kasus aktif.

Di Jatim sendiri, jumlah pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 141.109. Pasien yang meninggal dunia sebanyak 11.270.

Berikut detail kasus aktif COVID-19 di 38 Kabupaten/Kota Jatim:

1. Kabupaten Madiun, 164 kasus aktif
2. Kota Surabaya, 129 kasus aktif
3. Kota Madiun, 120 kasus aktif
4. Kabupaten Blitar, 112 kasus aktif
5. Banyuwangi, 98 kasus aktif
6. Magetan, 97 kasus aktif
7. Trenggalek, 95 kasus aktif
8. Nganjuk, 93 kasus aktif
9. Ponorogo, 90 kasus aktif
10. Tulungagung, 81 kasus aktif
11. Kabupaten Kediri, 61 kasus aktif
12. Kabupaten Mojokerto, 59 kasus aktif
13. Ngawi, 58 kasus aktif
14. Pacitan, 47 kasus aktif
15. Tuban, 47 kasus aktif
16. Gresik, 45 kasus aktif
17. Bangkalan, 43 kasus aktif
18. Sidoarjo, 40 kasus aktif
19. Kabupaten Pasuruan, 34 kasus aktif
20. Kabupaten Malang, 28 kasus aktif
21. Kota Mojokerto, 27 kasus aktif
22. Jombang, 27 kasus aktif
23. Kota Malang, 20 kasus aktif
24. Lamongan, 15 kasus aktif
25. Jember, 12 kasus aktif
26. Kota Kediri, 12 kasus aktif
27. Situbondo, 12 kasus aktif
28. Bojonegoro, 12 kasus aktif
29. Kota Batu, 9 kasus aktif
30. Kota Blitar, 8 kasus aktif
31. Kota Probolinggo, 7 kasus aktif
32. Bondowoso, 7 kasus aktif
33. Pamekasan, 4 kasus aktif
34. Kabupaten Probolinggo, 4 kasus aktif
35. Sampang, 4 kasus aktif
36. Kota Pasuruan, 4 kasus aktif
37. Lumajang, 2 kasus aktif
38. Sumenep, 0 kasus aktif.

(iwd/iwd)