Banjir Rob Kembali Rendam Jalan Kalimas Surabaya, Sejumlah Motor Mogok

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 11:30 WIB
Banjir Rob Kembali Terjang Jalan Kalimas Surabaya, Sejumlah Motor Mogok
Jalan Kalimas Baru terendam banjir rob Foto: Istimewa (Dok BMKG Maritim)
Surabaya -

Air laut pasang hingga terjadi banjir rob pukul 10.00 WIB, membuat Jalan Kalimas Baru Surabaya tergenang. Akibatnya sejumlah motor mogok. Banjir rob ini dampak Gerhana Bulan Total atau Super Blood Moon pada Rabu (26/5) malam.

Kordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Sutarno mengatakan banjir rob terjadi sejak pukul 10.00 WIB.

"Terjadi banjir rob pagi ini pukul 10.00 WIB tepatnya di Jalan Kalimas Baru yang disebabkan oleh kenaikan muka air laut hingga air yang pasang menggenangi daratan," kata Sutarno di Surabaya, Jumat (28/5/2021).

Sutarno mengatakan ketinggian air mencapai 10 hingga 30 cm. Hal ini disebut mengganggu aktivitas masyarakat. Bahkan, banyak kendaraan roda dua yang mogok.

"Dampaknya muncul genangan air 10 hingga 30 cm yang bisa mengganggu aktivitas petani garam perikanan, hingga bongkar muat di pelabuhan. Kendaraan roda dua yang melintas banyak yang macet.

Sebelumnya, Prakirawan BMKG Klas II Maritim Tanjung Perak Surabaya, Prasetyo Umar Firdianto menjelaskan adanya super blood moon turut mempengaruhi ketinggian pasang surut air laut. Di mana posisi bulan, bumi dan matahari yang sejajar akan mengakibatkan gaya tarik terhadap air laut lebih tinggi. Sehingga terjadi pasang air laut lebih tinggi. Prasetyo menyebut hal ini bisa menyebabkan banjir rob.

Wilayah pesisir yang berpotensi terdampak yakni di pesisir Surabaya barat, Pelabuhan Surabaya, pesisir Surabaya timur hingga pesisir Sidoarjo dan Pasuruan. Dampak banjir rob diprakirakan terjadi hingga 29 Mei 2021 pukul 10.00 sampai 12.00 WIB.

"Ketinggian banjir rob dapat mencapai 10 hingga 20 cm yang diprediksi terjadi pada tanggal 25 sampai 29 Mei 2021 pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB setiap harinya," papar Prasetyo.

Prasetyo mengimbau masyarakat di pesisir pantai untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Karena sifat air rob ini licin hingga korosif yang berbahaya bagi kendaraan.

"Imbauan untuk masyarakat pesisir yang daerahnya menjadi langganan air pasang, mohon untuk lebih berhati-hati karena mungkin jalanan bisa tergenang oleh air pasang yang selain licin, sifat air laut yang korosif dapat berbahaya bagi kendaraan," imbaunya.

(hil/fat)