Hari Terakhir Larangan Mudik, Khofifah: Besok Tetap Ketat

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 21:47 WIB
gubernur khofifah
Foto: Faiq Azmi
Surabaya -

Larangan mudik tahun 2021 akan berakhir pada Senin (17/5) pukul 23.59 WIB nanti. Meski larangan mudik berakhir, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memastikan pengetatan tetap dilakukan.

"Jadi hari ini hari terakhir larangan mudik. Karena besok sudah tidak ada larangan kendaraan antar provinsi, tetapi bahwa tetap ketat, artinya, kita pastikan stok antigen di masing-masing titik siap, atau GeNose C19 kalau ada. Ini penting untuk menjaga pengendalian penyebaran COVID-19," ujar Khofifah di Kantor Dinas Perhubungan Jatim, Senin (17/5/2021).

Di hari terakhir larangan mudik, Khofifah menggelar monitoring dan evaluasi mobilitas masyarakat dari berbagai UPT, baik terminal, bandar udara, maupun pelabuhan.

Dalam monitoring ini, tidak hanya memantau pelabuhan besar, namun juga pelabuhan kecil, seperti di Ketapang, Jangkar, Kalinget maupun yang ada di Paciran. Dengan monitoring ini diharapkan bisa menjadi mitigasi ke depan.

"Maka mereka yang ada di titik titik interaksi masyarakat banyak berkerumun di sana, oleh karena itu, kesiapsiagaan di seluruh tim, supaya menghindari kerumunan yang menjadikan potensial terjadinya penyebaran," imbuhnya.

Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono membeberkan, sejak tanggal 6-16 Mei 2021, ada sebanyak 55.614 kendaraan yang diputar balik di Jatim dari semua titik penyekatan.

"Semua yang diputar balik itu, 55.614 kendaraan. Total semua, dari R2, R4, Bus, kemudian kendaraan barang, dan kendaraan khusus. Datanya dari Dirlantas Polda Jatim," terangnya.

Nyono menambahkan, meski besok larangan mudik sudah tidak ada, namun masih ada masa pengetatan perjalanan. Dimulai 18 Mei-24 Mei.

Dijelaskan Nyono, masa pengetatan tidak melarang perjalanan antar provinsi. Namun, hanya mempersingkat masa berlaku tes COVID-19.

"Kayak Antigen, berlakunya 1x24 jam saja. Dan masyarakat diminta menyiapkan surat bebas COVID-19 untuk perjalanan antar provinsi," pungkasnya.

Sementara itu, polisi memperpanjang penyekatan meski larangan mudik telah berakhir. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi arus balik dari pemudik.

(iwd/iwd)