Kunjungan Wisata Meningkat, Pemkab Banyuwangi Pastikan Ada Prokes Ketat

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 13:25 WIB
Wisata di Banyuwangi tetap buka selama libur lebaran 2021. Peningkatan kunjungan wisata terjadi di beberapa destinasi unggulan, meski tak seramai sebelum pandemi COVID-19.
Wisata di Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Wisata di Banyuwangi tetap buka selama libur lebaran 2021. Peningkatan kunjungan wisata terjadi di beberapa destinasi unggulan, meski tak seramai sebelum pandemi COVID-19.

Pemkab Banyuwangi pun melakukan pemberlakuan peraturan dan prokes ketat kepada destinasi wisata yang buka selama libur hari raya. Beberapa destinasi wisata unggulan di Banyuwangi ramai dikunjungi wisatawan lokal.

Sejak Kamis (13/5), peningkatan pengunjung terus terjadi. Di antaranya di Pantai Pulau Merah, Bangsring Underwater dan Grand Watudodol (GWD). Rata-rata, peningkatan mencapai 110 persen.

"Kunjungan wisatawan kemarin tercatat 5.000 pengunjung. Hari ini mengalami peningkatan signifikan, total pengunjung mencapai 12 ribu. Ini masih belum selesai rekapitulasi," ujar MY Bramuda, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi kepada detikcom, Minggu (16/5/2021).

Saat ini, kata Bramuda, sebanyak 68 destinasi wisata di Banyuwangi buka. Namun pihaknya menegaskan kepada pengelola destinasi wisata untuk menjalankan protokol kesehatan. Di antaranya melakukan pengaturan jam operasional muai jam 9.00-15.00 WIB, penyediaan tempat cuci tangan dan pembatasan jumlah pengunjung 50 persen dibandingkan sebelum pandemi.

"Sebelum pembukaan destinasi wisata Lebaran kita lakukan monitoring dan survei, untuk memastikan apakah mereka layak membuka destinasi wisata. Jika tak layak ya kami minta untuk ditutup. Karena Lebaran pasti membludak," tambahnya.

Selain itu, selama libur Lebaran pembatasan kunjungan wisatawan dipantau melalui aplikasi. Caranya tiket masuk di setiap destinasi wisata dibatasi 50 persen dari kapasitas.

"Ada pula yang langsung kita pantau. Ada tim khusus serta imbauan terus menerus melalui woro-woro," tegasnya.

Pembukaan destinasi wisata di Banyuwangi selama libur Lebaran sudah diamini oleh Satgas COVID-19 dan kepolisian. Tujuannya, untuk menghindari penumpukan masyarakat di mal-mal.

"Karena pelarangan mudik pastinya masyarakat bosan sehingga butuh hiburan, maka dengan dibuka destinasi wisata mereka bisa menyebar, tidak hanya menuju mal sehingga menimbulkan kerumunan," pungkasnya.

(sun/bdh)