Polisi Banyuwangi Mulai Perketat Arus Balik Lebaran 2021

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 17:25 WIB
Polisi Banyuwangi Mulai Perketat Penyekatan Arus Balik Lebaran
Polisi cek arus balik lebaran 2021 (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Polresta Banyuwangi mulai melakukan pengetatan check point penyekatan arus balik lebaran 2021. Polisi melakukan penebalan pasukan di beberapa check point. Polisi juga akan melakukan random rapid test antigen, bagi penumpang yang akan menyeberang ke Bali.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan, pada Lebaran kedua pihaknya telah menyiapkan adanya pengetatan penyekatan pemudik yang akan balik ke perantauan. Untuk itu, pihaknya akan melakukan penebalan pasukan di beberapa wilayah di perbatasan Banyuwangi menuju luar kota maupun luar provinsi.

"Fokus kami di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi. Kita lakukan pengetatan penyekatan disana," ujarnya kepada detikcom, Jumat (14/5/2021).

Selain Pelabuhan Ketapang, polisi juga melakukan pengetatan di 4 lokasi check point. Di antaranya perbatasan Jember-Banyuwangi, Perbatasan Banyuwangi-Bondowoso, Perbatasan Banyuwangi-Situbondo dan Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi.

Menurut Fani, pengetatan arus balik diperlukan untuk mengantisipasi pemudik yang akan nekat merantau atau balik ke tempat asal bekerja. Seperti mereka yang akan merantau ke Bali, sampai saat ini belum boleh menyeberang. Karena penyekatan mudik lebaran masih berlangsung sejak tanggal 6 - 17 Mei mendatang.

"Masih belum bisa ya. Karena pembatasan dan penyekatan mudik hingga tanggal 17 Mei," tegasnya.

Untuk penebalan pasukan, kata Fani, pihaknya akan menambah personel masing-masing sebanyak 30 orang. Ini diberlakukan di beberapa check point dan pos pelayanan.

"Masing-masing 30 orang. Nanti juga akan ditambah dengan petugas gabungan baik dari Dishub, Satpol PP dan juga dari TNI," tambahnya.

Pengetatan juga dilakukan ke kendaraan logistik dan angkutan lebaran seperti bus berstiker kemenhub. Termasuk juga pengguna kendaraan kecil yang melakukan perjalanan dinas atau emergency.

"Tentu ketentuan syarat bebas COVID-19 menjadi hal yang wajib untuk kendaraan kecil untuk perjalanan dinas dan emergency. Mulai rapid test antigen hingga swab. Kami harap pemudik bersabar dan mematuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah," pungkasnya.

(fat/fat)