Galeri Batik Terbesar di Banyuwangi Ludes Terbakar, Kerugian Sekitar Rp 1 Miliar

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 13:25 WIB
Galeri Batik Besar di Banyuwangi Terbakar
Galeri batik terbakar (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Sebuah galeri batik terbesar di Banyuwangi terbakar. Belum diketahui pasti penyebab galeri batik terbakar. Namun polisi menduga, kebakaran karena terjadi korsleting listrik.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.45 WIB, Kamis (13/5/2021). Kebakaran terjadi di galeri yang memajang kain batik berbagai jenis.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan kebakaran diketahui saat saksi mata melihat kepulan asap di sekitar galeri Virdes, yang berada di Dusun Simbar I RT 01 RW 2 Desa Tampo Kecamatan Cluring. Suhemi, saksi mata yang melintas di sekitar galeri kemudian melaporkan hal itu kepada adik pemilik galeri.

"Saksi yang baru saja bersilaturahmi lebaran melihat adanya kepulan asap di galeri, langsung menghubungi saksi kedua, adik pemilik galeri. Kemudian langsung meminta tolong kepada tetangga," ujarnya kepada detikcom, Jumat (14/5/2021).

Warga kemudian melakukan pemadaman dengan alat sekedarnya. Namun api semakin membesar. Baru sekitar pukul 01.00 WIB, pemadam kebakaran datang dan memadamkan api. Proses pemadaman api berlangsung sekitar 2 jam.

"Api baru bisa dijinakkan sekitar jam 3 pagi," tambahnya.

Api telah membakar seluruh kain batik yang dipasang dalam galeri itu. Tak hanya itu, sebuah sepeda motor milik korban juga turut terbakar. Selain itu, perabotan rumah tangga pun juga turut terbakar. Beruntung, api tidak menjalar di lokasi pabrik pembuatan kain batik di bagian belakang. Juga tak sampai merembet ke rumah pemilik, Suyadi, yang berada 30 meter dari lokasi kebakaran.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran tersebut. Dugaan sementara, kebakaran terjadi lantaran adanya hubungan pendek arus listrik di galeri tersebut.

"Kita police line. Ada penyelidikan terkait dengan kebakaran tersebut," tandasnya.

Sementara kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp 1 miliar. Karena api membakar seluruh galeri yang menyimpan berbagai jenis batik mahal.

"Pengakuan dari korban sekitar Rp 1 miliar. Karena memang kain batik yang terbakar kualitas ekspor. Ada juga kain batik sutra yang terbakar juga," ujarnya.

Virdes galeri dikenal sebagai produsen batik terkenal di Indonesia. Selain karyanya terjual di seluruh Indonesia, Virdes juga mengirim batik-batik tersebut hingga ke mancanegara.

(fat/fat)