Wali Kota Eri Cek 5 Masjid Besar di Surabaya yang Gelar Salat Id

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 23:59 WIB
wali kota surabaya eri cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Sebelum dilaksanakan Salat Idul Fitri pada besok, Rabu (13/5), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Forkopimda Surabaya, NU dan Muhammadiyah melakukan pengecekan ke 5 Masjid. Masjid tersebut diperkirakan akan penuh pada saat Salat Id. Oleh karena itu dicek apakah sudah sesuai dengan protokol kesehatan.

"Kita melihat masjid yang kemungkinan besar menjadi penuh. Ada di Masjid Kemayoran, Masjid Ampel, Masjid Rahmat, Masjid Al-Falah dan nanti insyallah Masjid Al-Akbar," kata Eri kepada wartawan di Masjid Ampel, Rabu (12/5/2021).

"Tapi Alhamdulillah dari Masjid Kemayoran sudah diberikan tanda 50%, Masjid Ampel sudah diberi tanda 50%. Tapi kami nanti kesepakatan, Forkopimda nanti juga ada dari Satpol PP, Linmas akan ada di masing-masing masjid," tambahnya.

Eri menjelaskan jika nanti masjid sudah penuh, maka secara otomatis akan ditutup. Artinya, nanti tidak ada jamaah yang meluber hingga di luar masjid.

"Karena seperti yang disampaikan Bu Gubernur, Pak Pangdam, Pak Kapolda, jangan sampai terpusat dalam 1 titik. Kami berharap ada banyak musala, titik yang di masing-masing RT digunakan untuk salat," jelasnya.

Sementara untuk tradisi unjung-unjung usai salat Id, Eri telah menyampaikan melalui SE wali kota bahwa setelah salat Id tidak ada lagi halal bihalal dan salam-salaman.

"Kalau unjung-unjung, kalau bisa jangan. Kalau di zonanya sendiri masih bisa lah, tapi jangan sampai dengan zona lainnya," ujarnya.

Eri juga kembali menegaskan jika COVID-19 ini bukan karena salat Id. Melainkan setelah salat Id, yang ditakutkan ialah salam-salaman, halal bihalal, dan lainnya.

"Sehingga kami akan fokus di sana, bukan salat Id nya. Sekali lagi kekhawatiran pemerintah karena teledornya kita setelah salat Id. Itu yang akan kita kawal dengan Forkopimda. Setelah salat Id kita akan mengawal bagaimana buyare ga ngerumun, bergantian," pungkasnya.

(hil/iwd)