Komplotan Pembuat Surat Bebas COVID-19 Palsu untuk Pemudik Diringkus

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 18:43 WIB
Polisi menangkap komplotan pembuat surat hasil rapid antigen dan tes swab palsu untuk pemudik. Mereka terancam hukuman 6 tahun penjara.
Jumpa pers Polda Jatim/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya -

Polisi menangkap komplotan pembuat surat hasil rapid antigen dan tes swab palsu untuk pemudik. Mereka terancam hukuman 6 tahun penjara.

Mereka yakni Nasiful Huda (33) warga Malang dan Aldi (27) warga Surabaya. Sedangkan tiga lainnya yakni Subur Gunawan (36), M Zulfi Adha (22) dan Ibrahim Bajuri (51). Semuanya merupakan warga Sidoarjo.

Mereka memiliki peran masing-masing. Ada yang membuat surat palsu, ada yang sebagai marketing.

Dirkrimum Polda Jatim Kombes Totok Suharyanto mengatakan, komplotan ini masih berkaitan dengan travel untuk para pemudik. Sebab, permintaan surat bebas COVID-19 semakin meningkat.

Totok menambahkan, komplotan ini sudah beroperasi sejak 4 bulan lalu. Mereka telah membuat 600 lembar surat hasil rapid antigen dan tes swab palsu.

"Mereka memanfaatkan peluang banyaknya permintaan surat keterangan untuk bebas COVID-19 itu. Dan betul ini berkaitan dengan marketing travel untuk para pemudik," ujar Totok kepada wartawan, Selasa (11/5/2021).

Selain menangkap lima pelaku tersebut, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti yang dipakai untuk membuat surat palsu. Di antaranya 2 laptop dan printer untuk mencetak surat.

Atas kejahatan yang dilakukan, kini mereka dijerat Pasal 263 ayat (1) KUHP Subsider Pasal 268 KUHP Jo Pasal 55 KUHP. Ancamannya yakni 6 tahun pidana penjara.

(sun/bdh)