Menteri ESDM Sebut Pasokan Listrik di Jatim Aman Saat Lebaran

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 15:22 WIB
Menteri ESDM mengunjungi PLN UP2B Jatim
Menteri ESDM mengunjungi PLN UP2B Jatim (Foto: Dok. PLN Jatim)
Sidoarjo -

Menteri ESDM Arifin Tasrif meninjau pasokan listrik di Jawa Timur menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Arifin juga memantau kesiapan suplai hingga petugas yang siaga menjaga sistem kelistrikan saat lebaran.

Saat mendatangi PLN UP2B Jatim, Arifin juga sempat menyemangati petugas dalam memasok listrik ke masyarakat menjelang lebaran. Arifin berharap tidak terjadi gangguan baik dari sisi internal maupun eksternal ketika menyalurkan listrik ke pelanggan.

Usai mendapat pemaparan, Arifin menyebut pasokan listrik di Jatim aman saat lebaran. "Dengan cadangan pasokan listrik yang cukup besar, semoga tidak mengalami hambatan saat mendistribusikan ke para pelanggan," kata Arifin di Sidoarjo, Jumat (7/5/2021).

Arifin berpesan agar petugas juga berfokus pada potensi terjadinya gangguan eksternal seperti penerbangan layang-layang dan balon udara yang bisa mengganggu distribusi listrik.

"Upayakan agar tidak ada gangguan eksternal seperti layang-layang atau balon udara nantinya ketika mendistribusikan listrik," pesan Arifin.

Sebelumnya, Direktur Regional Jawa Madura Bali Haryanto WS menyebut Jatim mengalami surplus suplai listrik.

"Kondisi pasokan listrik di Jawa Timur saat ini kami mengalami surplus dimana beban puncak saat ini kurang lebih 5.900 MW dan daya mampu kita mencapai 8.000 MW. Kami pun mensuplai listrik ke Pulau Bali sebesar 200 hingga 500 MW melalui kabel laut 150 kV, ke depannya kami akan mensuplai menggunakan tegangan 500 kV dari Paiton ke Banyuwangi," papar Haryanto WS.

Dalam penjelasannya, Haryanto mengatakan dalam masa siaga Hari Raya Idul Fitri, PLN telah melakukan beberapa persiapan. Baik dari Jaringan Distribusi 20 kV hingga Jaringan Transmisi 70-500 kV. Tak hanya itu, ada pula 145 Garduk Induk yang sudah dilakukan pemeliharaan agar beroperasi dengan optimal.

Dalam kunjungannya, Arifin Tasrif didampingi Direktur Utama PT PLN Zulkifli Zaini meninjau ruang Intelligent Centre of Optimization for Reliabilty dan Efficiency (I-CORE) milik PT PJB. I-CORE ini untuk memantau, menganalisis, dan mendiagnosis kondisi pembangkit secara otomatis.

I-CORE juga bisa melakukan pengoptimalan sensor yang telah ada di mesin pembangkit unit. Hal ini untuk menghasilkan rekomendasi pemeliharaan atau perbaikan yang diperlukan, maupun menggerakkan peralatan secara otomatis. Sehingga tercapai keandalan dan efisiensi listrik yang optimal.

Sebelumnya, I-CORE sudah diimplementasikan pada dua Unit Pembangkit PT PJB, yaitu UP Paiton dan UBJOM Indramayu. Selanjutnya, I-CORE akan diterapkan di seluruh Unit Pembangkit dan siap siaga menunjang kebutuhan masyarakat, dalam momentum Idul Fitri.

"Digitalisasi Pembangkit PJB sudah dijalankan dengan baik, mulai dari pengawasan dan perbaikan. Semua karyawan PJB dan PLN harus dapat menghadapi perkembangan teknologi sehingga semakin mengoptimalkan performa pembangkit," pesan Arifin.

(hil/iwd)