Ungkap Pelaku Pembakaran Perawat Cantik, Polisi Periksa Sahabat Korban

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 14:02 WIB
perawat cantik dibakar
Pemantik api yang digunakan untuk membakar Eva (Foto: Dok. Polsek Kalipare)
Malang -

Polisi terus menyelidiki kasus pembakaran Eva Sofiana Wijayanti (33), perawat cantik di Malang. Sahabat korban kini dimintai keterangan sebagai saksi baru.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara'langi menuturkan satu saksi yang diperiksa itu berjenis kelamin perempuan. Dia adalah sahabat dekat korban, keterangan saksi dibutuhkan penyidik memasuki hari kelima peristiwa pembakaran terjadi.

"Ada satu saksi baru, berjenis kelamin perempuan. Dia adalah sahabat korban. Keterangannya kita butuhkan untuk bisa mengungkap kasus ini," terang Donny kepada detikcom di Mapolres Malang, Jumat (7/5/2021).

Dengan adanya saksi baru yang dimintai keterangan, lanjut Donny, total sudah ada lima saksi yang dimintai keterangan oleh penyidik.

Kelimanya adalah suami korban, serta orang-orang dekat atau yang memiliki hubungan dengan korban sebelum peristiwa terjadi.

"Total sudah ada lima saksi yang kita periksa, salah satunya suami korban dan orang-orang terdekatnya," aku Donny.

Donny tak memungkiri adanya kesulitan dalam pengungkapan kasus ini. Seperti menemukan fakta baru soal siapa pelaku pembakaran.

Hal ini dikarenakan, kondisi kesehatan korban yang belum memungkinkan untuk dimintai keterangan. Karena sampai hari ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar yang dideritanya.

"Korban adalah saksi mahkota dalam kasus ini," tegas Donny.

Seperti diberitakan, Eva Sofiana Wijayanti (33) dibakar orang tak dikenal saat istirahat siang di tempat kerjanya, yakni klinik Bunga Husada, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Senin (4/5).

Pelaku membakar korban dengan bahan bakar jenis pertalite yang ditaruh dalam botol You C1000. Setelah menyiram BBM, pelaku membakar korban dengan sebuah korek pemantik gas.

Hasil penyelidikan polisi, pelaku memiliki ciri-ciri menggunakan motor matik, memakai masker, helm serta jaket. Pengendara motor sesuai ciri-ciri pelaku, juga terekam CCTV di sekitar lokasi kejadian.

(iwd/iwd)