Kunjungi Ponpes di Kediri, Luhut Sampaikan Pesan Jokowi untuk Kiai Sepuh

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 21:50 WIB
luhut binsar pandjaitan
Luhut usai bertemu para kiai sepuh (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kediri -

Dalam kunjungan kerjanya ke Bandara Kediri, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan juga berkunjung ke Ponpes Al Falah Ploso dan Ponpes Lirboyo Kediri.

Di kedua ponpes tersebut Luhut menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo. Pesan tersebut disampaikan oleh Luhut secara tertutup bersama dengan sejumlah kiai sepuh di Jawa Timur seperti KH Hadi Muhammad Mahfud Tulungagung, KH Ahmad Fachrurrozi Malang dan pengasuh Ponpes Lirboyo KH Anwar Mansur dan KH Anwar Iskandar Kediri.

Luhut belum sempat menjelaskan secara langsung kepada wartawan apa pesan dan isi pertemuan tertutup tersebut, karena Luhut langsung meninggalkan Lirboyo usai pertemuan. Namun Pengasuh Ponpes Al Amin Ngasinan, Kota Kediri, KH Anwar Iskandar menjelaskan apa pesan dari Presiden Jokowi.

"Tadi Pak Luhut menyampaikan pesan bahwa di Hari Raya Idul Fitri ini kita harus dapat mengendalikan COVID-19, karena apa yang terjadi di India itu kan karena acara agama, padahal India kan sempat terkendali COVID nya. Beliau juga mengajak kalangan kiai dan ponpes tetap menjaga bangsa dan negara ini terhadap hal hal yang dapat mengganggu ideologi Pancasila," ucap Kiai Anwar kepada wartawan, Senin (26/4/2021).

Gus War sapaan akrab Kiai Anwar Iskandar juga menyampaikan beberapa hal yang menjadi keprihatinan para kiai dan Masyayikh.

"Saya juga sampaikan yang pertama, ada beberapa hal yang menjadi keperihatinan kami. Pancasila tidak masuk dalam kurikulum pendidikan, kemudian frasa agama diganti dengan pelajaran budi pekerti serta yang ketiga tidak dicantumkannya KH Hasyim Ashari dalam buku sejarah. Namun ternyata kata pak Luhut semuanya masih konsep jadi semoga semuanya dapat jalan keluarnya," imbuh Kiai Anwar.

Hal senada juga diutarakan oleh Pengurus PP Lirboyo Kota Kediri Kiai Oing Abdul Muid. Presiden Jokowi berharap para kiai dan kalangan ponpes agar ikut mengingatkan santri, warga dan masyarakat bahwa pandemi COVID 19 belum selesai dan senantiasa menjaga protokol kesehatan dan waspada.

Bahkan Gus Muid sapaan akrab KH Oing Abdul Muid menambahkan bahwa Luhut menyampaikan jika seluruh proses vaksinasi berjalan lancar, Bulan November nanti Herd Immunity akan terjadi di Indonesia, namun sebelum benar-benar aman warga harus tetap menjaga protkes.

"Pak Jokowi meminta kalangan ponpes, Kiai dan tokoh agama agar mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan, COVID-19 belum selesai. Pak Jokowi melalui pak Luhut juga berpesan jika seluruh proses vaksinasi berjalan lancar, bulan November nanti Herd Immunity akan terjadi di Indonesia, namun sebelum benar-benar aman warga harus tetap menjaga protkes," pungkas Gus Muid.

Bahkan rencananya, usai Idul Fitri seluruh santri yang berjumlah sekitar 20.000 santri yang berusia 18 Tahun akan lanjut menjalani vaksinasi tahap dua. Hal ini dikarenakan kuota vaksin untuk tahap dua santri bersamaan dengan libur pondok, sehingga sekitar bulan Mei santri akan menjalani vaksinasi lagi.

(iwd/iwd)