Kota Surabaya Sumbang Vaksinasi Terbanyak, Jatim Tertinggi di Indonesia

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 18:53 WIB
Tim Kuratif Satgas COVID-19 Jatim, dr Makhyan Jibril
Tim Kuratif Satgas COVID-19 Jatim, dr Makhyan Jibril (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Data kemenkes pemberian vaksinasi di Jatim saat ini tertinggi di Indonesia. Penyumbang vaksinasi terbanyak adalah Kota Surabaya, sebanyak 567.672 orang telah divaksin dari tahap satu dan dua.

"Jatim tertinggi 1.833.000 saat ini tertinggi di Indonesia. Terbanyak petugas pelayanan publik 1.249.872, lansia 352.604, nakes 234.954. Di Jatim paling tinggi di Surabaya, lansia saja sudah 70% divaksin," kata Tim Kuratif Satgas COVID-19 Jatim, dr Makhyan Jibril kepada wartawan di Sentra Vaksin BUMN di Grand City, Rabu (21/4/2021).

"Tertinggi di Surabaya yang paling kenceng, untuk lansia saja sudah 70% atau 182.000, pelayanan publik sekitar 280.914 di Surabaya. Kalau ditotal mungkin Surabaya sudah sekitar 567.672," tambahnya.

Jibril mengatakan, di Sentra Vaksin BUMN di Grand City kini tak hanya berlaku untuk lansia dan pegawai BUMN saja, melainkan guru. Sebab, Juli 2021 sudah dilakukan sekolah tatap muka dan guru yang mengajar terlindungi.

"Guru yang sudah divaksin 40-45%. Harapannya tiap daerah mencapai guru untuk vaksin," ujarnya.

Sebelum sentra vaksinasi ini ada, lanjut Jibril, cakupan vaksinasi lansia masih 5%. Namun, sejak dibantu BUMN kini capaiannya sudah 13%. "Tentunya bukan hanya sentra ini saja tapi kabupaten/kota juga," ujarnya.

Sementara Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan vaksin kepada guru sepekan ini sudah bisa dilakukan di Sentra Vaksinasi BUMN Grand City. Total guru yang sudah divaksin sebanyak 37.511 orang.

"Untuk guru ada sekitar 37.511 yang sudah menerima dosis 1, sosis 2 sebanyak 4.722, waktunya bertahap. Ada guru SMA, ini kan bertahap. InsyaAllah guru TK, Paud, SD, SMP InsyaAllah sudah, ini guru SMA diberikan vaksin," kata Febri.

Total vaksin COVID-19 yang sudah diberikan di Surabaya pada dosis 1 sebanyak 567.672. Sedangkan yang sudah mendapat vaksin dosis 2 sebanyak 212.528. Sehingga, total ada 780.200 orang yang sudah tervaksin.

"Pemberian vaksin ini kita berusaha secepat mungkin dengan memperhatikan jumlah vaksin yang dibutuhkan. Laporan ini kami sampaikan terus ke Pemprov Jatim dan pusat. Lansia sekitar 70% yang sudah menerima dosis pertama 182.808. Data ini kan dinamis, awal-awal kemarin lansia ada di angka 255 ribu, kami terus cari lansia-lansia yang belum termonitor dari perkiraan kami," pungkasnya.

(fat/fat)