Seorang Korban Kebakaran Gudang Dekat Pasar Genteng Meninggal

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 12:37 WIB
kebakaran di surabaya
Petugas PMK melakukan pemadaman dan penyelamatan (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Seorang korban kebakaran di gudang di Jalan Genteng Besar Surabaya meninggal dunia. Korban meninggal saat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kabid Operasional Damkar Surabaya Bambang Vistadi mengatakan korban diduga meninggal karena menghirup asap terlalu banyak.

"Iya meninggal di rumah sakit, terlalu banyak asap yang dihirup. Korban meninggal adalah korban yang pertama dievakuasi, yang laki-laki tadi," kata Bambang saat dikonfirmasi detikcom di Surabaya, Rabu (21/4/2021).

Bambang menambahkan saat ini dua korban lainnya yang berjenis kelamin perempuan masih mendapat penanganan di rumah sakit.

"Saat ini dua korban lainnya masih dalam penanganan di RSU Dr Soetomo," imbuh Bambang.

Sebelumnya, gudang yang lokasinya di dekat areal Pasar Genteng terbakar sekitar pukul 10.15 WIB. Sempat terlihat asap putih dari dalam gudang hingga 15 mobil pemadam kebakaran dan bronto skylift diterjunkan.

Diketahui, saat kebakaran, gudang sekaligus rumah itu ditinggali empat orang yakni 3 pemilik dan 1 pembantu. Saat kejadian, empat orang tersebut terjebak di dalam.

Sang pembantu berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga orang, salah satunya lansia berusia 80 tahun, terjebak di dalam. Namun tiga orang tersebut akhirnya dapat diselamatkan dan segera dibawa ke rumah sakit.

Dalam kejadian itu, dua petugas PMK sempat mengalami sesak napas saat melakukan penyelamatan. bahkan salah satunya pingsan. Mereka sudah dibawa ke rumah sakit.

Kepala PMK Surabaya mengatakan pihaknya sudah bergerak cepat menangani kebakaran ini. Sehingga tiga korban yang terjebak di dalam rumah dapat diselamatkan.

"Kebakarannya sejak pukul 10.16, tapi 10.20 kita sudah di lokasi. Kami langsung melakukan pemadaman. Kita kerahkan 15 unit mobil pemadam termasuk bronto skylift. Penyebabnya kita belum tahu, tapi kita berhasil menyelamatkan 3 orang," kata Dedi Irianto.

Simak juga Video: Kebakaran di Kembangan Jakbar, Diduga dari Bakaran Serbuk Kayu

[Gambas:Video 20detik]



(hil/iwd)