Melihat 'Giat Santri' di Kota Kediri

Andhika Dwi - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 21:12 WIB
Polisi Kota Kediri bersama TNI melakukan Giat Santri. Ini untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan sosialisasi protokol kesehatan COVID-19.
'Giat Santri' di Kota Kediri/Foto: Andhika Dwi/detikcom
Kediri -

Polisi Kota Kediri bersama TNI melakukan 'Giat Santri'. Ini untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan sosialisasi protokol kesehatan COVID-19.

Safari Ramadhan ini menjadi rangkaian kegiatan Grudug Masjid Panjalu, yang berlangsung di wilayah Polres Kediri Kota. Ini merupakan buah kerja sama yang baik antara masyarakat dan Forkopimda Kota Kediri, untuk menekan angka penyebaran COVID-19 dan pesan Kamtibmas mencegah paham radikal dan kejahatan jalanan.

Giat Santri Grudug Masjid Panjalu ini dihadiri Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo, dan Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Eko Rully Suryawan, bersama Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab), di Masjid Aulia Setonogedong, Kota Kediri.

"Giat Santri ini dilakukan serentak dengan kekuatan sebanyak 423 personel TNI dan Polri, di masjid wilayah hukum Kota Kediri," jelas AKBP Eko, Sabtu (17/4/2021).

Eko juga berpesan agar masyarakat tetap disiplin menjaga protokol kesehatan, dan waspada terhadap keamanan wilayah masing-masing. "Mohon semua kalangan masyarakat bersama-sama menjaga kondusivitas dan keamanan wilayahnya masing-masing, apalagi ini di bulan suci Ramadhan. Tetap menjaga disiplin protokol kesehatan COVID-19," imbuh Eko.

Mengenai angka kriminalitas di Kota Kediri, dalam 3 bulan ini mengalami penurunan dan diharapkan masyarakat bisa sama-sama menjaga kondusivitas dan keamanan wilayahnya masing-masing.

Pada agenda ini, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Rully Eko Suryawan menyatakan bahwa aparat keamanan TNI-Polri menghimbau masyarakat untuk tidak mudik, guna menekan angka penyebaran COVID-19.

(sun/bdh)